info

Kelainan Seksual Fetisisme, Terjadi Bila Melihat Benda Yang Menggambarkan Bagian Tubuh

Jika kalian ditanya soal fetisisme, pasti kalian agak sedikit bingung dengan arti dan maksudnya, sebab hanya seseorang yang memiliki kelainan seksual sajalah yang mengerti akan maksudnya. Ada yang menganggap bahwa fetish merupakan gangguan psikologi seseorang terkait hasrat seksnya yang tidak normal. Namun, ada juga yang menganggap hal ini normal. Sebenarnya, untuk menandai atau mengetahui apakah itu fetish sangatlah gampang, yaitu apabila kalian lebih bergairah bila melihat suatu benda yang menggambarkan bagian dari tubuh. Misalnya seperti high heels atau celana dalam.

Memiliki sebuah fantasi seksual merupakan hal yang normal. Terlebih fantasi seksual bisa meningkatkan gairah atau dorongan dalam melakukan hubungan seksual untuk mendapatkan suatu kenikmatan seksual atau orgasme yang sangat dalam. Fantasi seksual juga diperlukan dalam menciptakan variasi-variasi seksual sehingga hubungan seksual tidak terkesan monoton. Namun apabila seseorang memiliki fantasi seksual dengan memuja benda mati secara berlebihan untuk kepuasaan seksualnya, hal ini harus diwaspadai karena bisa jadi orang tersebut mengalami masalah dengan kejiwaannya.

Apakah Itu Fetish?

Fetish adalah suatu keadaan di mana seseorang cenderung melakukan hal tertentu yang spesifik untuk memenuhi hasrat bercinta mereka dan mencapai kepuasaan. Hal-hal tertentu yang dilakukan dalam fetish bermacam-macam, mulai dari yang normal hingga yang paling aneh dan tidak terpikirkan orang kebanyakan.

Fetish bisa berupa tindakan atau barang-barang tertentu yang membuat seseorang bergairah dan sering kali dilakukan orang tersebut setiap kali bercinta dengan pasangan. Sebagai contoh, beberapa pria mungkin akan lebih bergairah melihat istri mereka memakai high heel saat bercinta, sedangkan beberapa lainnya lebih puas melihat pasangan mereka memakai lingerie daripada baju tidur biasa. Hal lain yang juga dianggap fetish adalah salah satunya terangsang dengan jilatan pada bagian kaki.

Fetish merupakan kemampuan untuk mencapai puncak kenikmatan seksual hanya dengan membayangkan sesuatu. Fetish kemudian disebut-sebut sebagai penyimpangan seksual. Sebenarnya, di dalam diri tiap orang baik pria maupun wanita pasti terdapat kemungkinan fetish. Terkadang malah orang yang menderita fetish tidak menyadarinya karena gejala fetish sendiri susah diamati.

Jenis-Jenisnya

    • Media. Untuk yang ini, penderita terobsesi benda-benda tergantung dari jenis bahannya. Seperti contohnya karet, lateks dan kain sutra. Mereka akan cepat terangsang bila menyentuh bahkan hanya melihat benda-benda tersebut.
    • Bentuk. Penderita fetish terobsesi oleh berbagai benda yang dikenakan oleh lawan jenis. Seperti contohnya obsesi pada sepatu, bra, celana dalam dan lingerie. Hanya dengan mengelus-elus pakaian dalam wanita saja si pria sudah terangsang dan mencapai klimaks, wah fetish itu.
    • Bayangan hidup (animate). Penderita fetish ini merasa terangsang pada bagian-bagian tertentu lawan jenis. Tak hanya terangsang, bisa-bisa malah terobsesi, Ladies. Seperti contohnya, kaki, rambut, pantat dan payudara. Penderita fetish ini tidak bisa mencapai orgasme tanpa memegang bagian-bagian tersebut.

Penyebab Kelainan Seksual Fetish

Hingga sampai saat ini penyebab secara pasti fetisisme masih belum diketahui secara pasti. Akan tetapi para ahli telah menyimpulkan beberapa hal yang kemungkinan dapat menjadi penyebab fetisisme, diantaranya adalah :

  • Pengalaman masa lalu atau traumatik masa lalu akibat pelecehan seksual.
  • Imitasi atau meniru orang lain yang melakukan fetishist.
  • Rasa ingin tahu atau ketertarikan akan benda-benda miliki lawan jenis.
  • Traumatik akibat tidak bisa melakukan hubungan seksual pada lawan jenis.
  • Ketakutan akan kemampuan diri atau maskulinitas diri, potensi dan takut ditolak dan mendapat penghinaan.
  • Kekurang mampuan diri dalam pergaulan bebas.

Tingkatan Kelainan Seksual Fetish

Seperti pada gangguan psikologi lainnya, kelainan seksual juga memiliki tingkatan mulai dari ringan sampai berat. Simak saja tingkatan penyimpangan seksual fetisisme dibawah ini.

Pemuja (Desires)

Ini adalah tahap awal. Tidak terlalu terpengaruh atau fetish tidak terlalu mengganggu pikiran seseorang. Contohnya adalah saat seorang pria mengidamkan wanita dengan payudara yang besar, rambut pirang, atau berbibir tipis. Namun bila pria ini tidak mendapatkan wanita yg diimpikannya itu, dia tidak akan terlalu mempermasalahkannya dan hubungan seksual dengan wanita itu tetap berjalan normal.

Pecandu (Cravers)

Ini adalah tingkatan lanjutan dari tingkat awal. Saat seseorang penderita telah mencapai tahap ini, psikologi orang ini akan membuat dirinya “amat membutuhkan” pasangan dengan fetish tertentu yg didambakannya. Bila hal itu tidak dapat terpenuhi, akan mengganggu hubungan seksual orang ini, misalnya hilang hasrat seksual atau tidak tercapainya orgasme / klimaks.

Fetishist Tingkat Menengah

Ini termasuk tingkat yang berbahaya, penderita akan melakukan apapun demi mendapakan fetish yg dia inginkan dengan menculik, menyiksa, atau hal2 sadis lainnya. Hasrat seksual penderita ini hanya akan terlampiaskan dengan seseorang yg memiliki bagian yg dia inginkan tidak peduli itu lawan jenis atau sejenis.

Fetishist Tingkat Tinggi

Lebih sadis dari tingkat ketiga, pada tingkat ini seseorang tidak akan peduli dengan hal lain di luar fetish-nya. Misal Fetish seseorang adalah stocking wanita, maka dia tidak membutuhkan wanita itu, hanya stockingnya saja. Dan yg lebih parah adalah bila Fetish seseorang adalah bagian tubuh, dia hanya membutuhkan bagian tubuh orang itu saja dan tidak peduli dengan orang yg memiliki bagian tubuh itu sendiri.

Fetishistic Murderers

Pada tingkat ini memang sudah parah sekali. Penderita fetisisme akan rela membunuh, memutilasi, demi mendapatkan fetish yg dia inginkan. Penyakit psikologis ini bisa sembuh dengan terapi psikologis dan pengobatan kejiwaan lainnya. Tergantung dari tingkat fetisisme itu sendiri.

Seperti Apa Fantasi Seks Fetish Yang Normal?

Meskipun belum ada satu penelitian yang berhasil menemukan penyebab seseorang dapat memiliki fetish, beberapa ahli psikologi meyakini kelainan tersebut timbul akibat ketertarikan seksual yang dilampiaskan pada objek tertentu yang tidak lazim.

Menurut Scot Jacobey seorang ahli di bidang seks terapi, mengataan bahwa fetish merupakan bagian dari fantasi seks. Normal atau tidak normal tergantung dari fantasi seseorang terhadap pasangan atau benda yang membuatnya bergairah. Fetish juga bisa dikategorikan sebagai perilaku seks normal, hanya saja seeorang yang memiliki fetish akan memiliki gairah terhadap benda-benda non-seksual atau terhadap sesuatu yang menimbulkan gairahnya. Fetish sendiri menurut Jacobey bisa dikatakan normal atau tidak tergantung intensitas dan tingkatnya. Kalian bisa dengan mudah mengenalinya dan yang paling penting jika pasangan kalian tidak keberatan, hal ini tentu bukan masalah.

Kalian pasti pernah memiliki fantasi seks dan merasa aneh. Tapi tenang, di luar sana banyak juga orang yang memiliki fantasi seks sama dengan kalian. Bagaimana kita bisa membedakan fantasi seks yang normal dan mana yang tidak?

Sebetulnya hal ini mudah. Ketika kalian dan pasangan merasa nyaman dan yang paling penting tidak meyakiti, berarti kalian masih memiliki fantasi seks yang normal. Selama pasangan masih mau melakukannya tanpa paksaan, hal ini normal-normal saja, temasuk jika kalian memiliki fetish terhadap hal tertentu.

Sebuah riset yang dilakukan oleh Kinsey Institute, di Amerika Serikat, yaitu sebuah lembaga pertama yang meneliti tingkah laku seksual, mengemukakan bahwa berfantasi seksual, apapun itu bukanlah indikasi bahwa seseorang tidak normal atau mengkhianati pasangannya.

Riset itu juga telah membuktikan bahwa 84% laki-laki dan 67% perempuan memiliki fantasi seksual. Fantasi merupakan pengalaman mental yang muncul dari imajinasi atau bisa juga karena dirangsang oleh bacaan, lukisan, foto, dan lain-lain. Umumnya orang berfantasi ketika melakukan hubungan seksual dengan pasangan, saat bermasturbasi, atau bahkan ketika sedang tidak melakukan aktivitas seksual.

Bagaimana Menghilangkan Kelainan Seksual Itu?

Menurut American Psychiatric Association (APA), fetisisme merupakan salah satu bentuk gangguan kejiwa. Karena fetitisme menyebabkan seseorang menjadi terobsesi akan fetis. Tanpa fetish sesorang akan kehilangan hasrat seksualnya.

Para penderita fetisisme umumnya juga melakukan berbagai cara ekstrim untuk mendapatkan fetis guna mendapatkan kepuasan seksual, seperti mencuri pakaian dalam wanita, mengenakan, mencium, mengelus-elus bahkan menggosok-gosokkan pada alat kelaminnya. Mereka juga tidak segan-segan melakukan eksploitasi bagian tubuh tertentu yang diinginkannya tanpa memperdulikan bagian tubuh yang lain. Seperti menjambak rambut pasangan, mengekspoitasi tubuh dan menyakiti pasangan. Gangguan fetisisme ini terjadi karena adanya gangguan pada psikologis penderita fetisisme itu sendiri.

Untuk mengatasi fetisisme sendiri sampai saat ini belum ditemukan obat-obatan medis yang bisa digunakan untuk mengobati atau menghilangkan gangguan kelainan seksual ini. Sampai saat ini bentuk pengobatan yang dilakukan adalah dengan berkonsultasi dengan ahli psikologis atau kejiwaan. Namun sekarang telah diciptakan sebuah terapi modern yang dirancang oleh para ahli untuk membantu mengatasi fetisisme. Terapi yang dimaksud adalah Terapi Binaural Beats Fetisisme.

Terapi Binaural Beats Fetisisme

Ini merupakan sebuah terapi modern yang dirancang khusus oleh para ahli untuk mengatasi fetisisme, menghilangkan gangguan kelainan seksual fetisisme dan menjadikan hidup lebih baik dan lebih normal. Terapi ini diproduksi dalam bentuk audio dan dicetak dalam bentuk CD sehingga memudahkan kalian untuk mendapatkan dan menggunakannya.

Terapi ini bekerja dengan menggunakan media brainwave yang dipadukan dengan visualisasi diri. Stimulus positif dari brainwave atau gelombang otak akan memberikan efek menangkan, memberikan ketenangan dan kenyamanan dalam diri serta memudahkan kalian memasuki pikiran bawah sadar kalian untuk menghilangkan kebiasaan buruk dan gangguan fetisisme dari diri kalian. Sementara visualisasi yang dilakukan saat menggunakan terapi ini akan menamkan kebiasaan positif dalam diri kalian, menjadikan kalian pribadi yang lebih baik yang memiliki aktivitas dan kehidupan seksual yang normal.

Cara Menggunakan

Untuk menggunakan terapi ini sangat mudah karena kalian hanya mendengarkannya melalui speaker atau headphone sesuai dengan durasi dari terapi ini. Rasakan stimulasi gelombang otak yang mengalir didalam tubuh dengan cara mata dipejamkan dan dalam kondisi yang rileks.

Yang perlu diingat, ketika menggunakan CD Terapi ini, kalian harus yakin dengan apa yang dilakukan karena keyakinan kalian akan mempengaruhi tingkat keberhasilan dalam menghilangkan fetisisme dari dalam diri. Dengan keyakinan yang kuat dan bantuan dari terapi ini, fetisisme dapat dihilangkan dari dalam diri kalian.

Namun perlu untuk diketahui bahwa tidak semua harapan dan keinginan itu terjadi pada saat ini juga. Jadi kalian harus melakukan terapi diri secara rutin dan lihat perubahannya.

Untuk itu sebaiknya jangan jadikan diri kalian sebagai penghalang untuk menjadi lebih baik lagi karena keraguan, mental blok, rasa takut dan gangguan lain yang muncul dari dalam diri akan menjadikan kalian semakin terpuruk, jika tidak memiliki solusi yang tepat untuk mengatasinya.