blog

Mengenal Lebih Dalam Tentang Penyakit Angin Duduk

Apakah kalian pernah mendengar yang namanya terkena angin duduk. Banyak orang yang tidak mengetahui  tentang penyakit ini  dan kebanyakan orang juga mengangap sepele dari penyakit ini.  Padahal jika ditelusuri lebih dalam penyakit ini bisa merenggut nyawa, Duh, gak mau kalau sampai kejadian yang seperti itu. Oleh karena itu, alangkah baiknya kita mengenal penyakit ini terlebih dulu.

Pengertian Dari Penyakit Angin Duduk

Angin duduk atau dalam bahasa medis disebut dengan angina, ini adalah nyeri yang akan terjadi pada bagian dada yang disebabkan karena otot jantung tidak menerima cukup oksigen dari aliran darah. Kemudian selanjutnya kalian akan merasa dada kalian seperti ditekan atau diremas. Rasa nyeri ini timbul bukan hanya pada dada, tetapi  dapat juga kalian rasakan pada bahu, lengan, leher bahkan punggung.

Jadi, angin duduk ini bukanlah disebabkan karena angin yang masuk ke tubuh saat ‘kerokan’, seperti yang mungkin selama ini kalian pikirkan.

Penyebab Dari Timbulnya Angin Duduk

Sebenarnya tanpa kita sadari ada banyak penyebab yang bisa memicu penyakit angin duduk ini. Beberapa penyebab angin duduk tersebut di antaranya adalah:

– Dislipidemia

Dislipidemia atau kelainan metabolisme lemak pada tubuh biasanya akan ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol, tigliserida dan LDL, serta penurunan HDL dalam darah. Kelainan metabolisme lemak ini sangat berpotensi untuk menyebabkan terjadinya penumpukan lemak di dalam pembuluh darah, yang bisa mengakibatkan aliran darah menjadi tidak lancar. Apabila hal ini terjadi di pembuluh darah jantung, tentu saja akan menyebabkan darah sulit untuk mengalir ke dalam jantung dan biasanya kita pada bagian akan terasa sangat nyeri.

– Diabetes Mellitus

Diabetes Melitus atau penyakit kencing manis adalah penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah atau glukosa plasma. Kadar gula yang tinggi akan menyebabkan kekentalan darah menjadi meningkat, yang mengakibatkan aliran darah menjadi tidak lancar.

Apabila hal ini terjadi di pembuluh darah jantung, tentunya juga akan menyebabkan darah sulit untuk mengalir ke dalam jantung.

– Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat terjadi ketika aliran darah menjadi tidak lancar atau terhalang. Jantung akan menjadi semakin kuat memompa dan meningkatkan tekanan agar darah tersebut dapat mengalir. Apabila hal ini terjadi terus-menerus maka tekanan darah tinggi bisa menjadi penyebab angin duduk karena dapat merusak dinding-dinding arteri yang kemudian menyebabkan pengerasan pada pembuluh darah arteri, sehingga aliran darah menjadi semakin tidak lancar.

-Udara yang dingin

Bagi seseorang yang tubuhnya sensitif terhadap udara dingin seperti dingin yang didapat dari AC atau udara pegunungan maka tubuhnya akan mengeluarkan reaksi untuk menolaknya berupa sakit kepala, mual, keringat dingin dan rasa tidak nyaman pada tubuh.

Jika kondisi ini dibiarkan maka otot jantungnya akan tegang dan menyempit yang akan menyebabkan pembuluh darah menuju jantung jadi tersendat dan jika tidak segera diambil langkah pengobatan maka seseorang dapat terkena penyakit angin duduk ini.

– Stres yang berlebihan

Ternyata stres dapat membuat seseorang terserang angin duduk loh. Jika seseorang sedang stres maka hormon tubuh akan meningkat dan menyebabkan ketidak seimbangan pembuluh darah jantung. jika stres semakin berat maka ini dapat memicu turunnya daya tahan tubuh dan memudahkan penyebab angin duduk untuk mengendalikan tubuh. yaitu berupa sakit kepala, bada pegal pegal, ulu hati tidak nyaman. kondisi ini adalah gejala bahwa angin duduk sedang menyerang tubuh tanpa kita sadari.

-Terlalu banyak makan

Seseorang yang setiap hari makan secara berlebihan dan tidak di iringi dengan olaharaga maka tubuhnya akan memperlambat proses pembakaran dalam tubuh dan memperlambat pula penyerapan nutrisi . akibatnya pembuluh jantung menjadi tersumbat karena adanya penggumpalan kolesterol yang menghambat aliran darah menuju jantung .kondisi dapat memicu angin duduk.

– Merokok berlebihan

Seseorang yang tidak bisa lepas dari merokok sangat beresiko terserang angin duduk jika tubuhnya tidak menjaga asupan cairan tubuh agar tetap stabil. Cobalah untuk minum air putih sebanyak mungkin agar kondisi tubuh terhindar dari dehidrasi yang mengakibatkan pembuluh darah kearah jantung menjadi tersendat dan menyempit karena kurangnya cairan dalam tubuh. nikotin dan tar dalam rokok juga dapat memperburuk jantung sehingga mempwrcepat datangnya angin duduk.

– Kurang beristrirahat

Seseorang yang memiliki aktifitas rutin yang memerlukan energi yang besar hingga membuat kurang tidur, maka akan membuat tubuh kehilangan keseimbangan hormonnya dan menurunkan kualitas imun dalam tubuh. jika tenaga yang keluar tidak seimbang dengan banyaknya tubuh beristirahat maka tubuh akan lemas. timbul pegal pegal diseluryh tubuh, ulu hati tidak nyaman, mual dan muntah. gejala ini adalah awal anda sedang diserang angin duduk.

– Terkena angin malam

Udara malam sebenarnya sangat tidak cocok untuk melakukan aktivitas apapun . karena pada malam hari udara tidak lagi memiliki kadar oksigen yang memadai. Pada malam hari kadar zat karbon dioksida akan menguasai udara malam sedangkan manusia akan mengeluarkan oksigen.

jika kalian duduk terlalu lama dibawah pohon rindang pada maalam hari maka oksigen pada tubuh akan teerserap habis oleh tumbuhan sedangkan kalian akan menghirup karbon dioksida yang dilepaskan tumbuhan dan akibaatnya dapat menghambat aliran darah kearaah jantung. karbondioksida dapat mengurangi pasokan darah kejantung, kondisi ini dapat membuat kalian terserang angin duduk bahkan terjadinya kematian secara tiba-tiba.

Bagaimana gejala dari penyakit angin duduk

Agar kalian bisa lebih mengetahui tentang penyakit ini sebaiknya kalian melihat dulu gejalanya.

Nyeri Dada

Nyeri atau ketidaknyamanan pada dada yang merupakan gejala angin duduk memiliki gambaran rasa dada seperti tertekan, diremas, sumpek atau terasa ada benda yang menindih atau rasa nyeri pada dada bagian tengah. Beberapa orang dengan gejala angin duduk akan  merasakan seperti dada diremas atau merasa seperti ada beban berat telah ditempatkan pada dada mereka.

Nyeri Dada Menjalar

Rasa nyeri ternyata tidak hanya dirasakan pada bagian dada, karena pada umumnya akan terjadi penjalaran pada lengan terutama bagian kiri, leher, rahang, bahu atau punggung.

Mual

Bagi sebagian orang, gejala angin duduk mungkin terasa seperti gangguan pencernaan. Namun hal ini tetap dapat dibedakan, karena gangguan pencernaan biasanya dapat disertai dengan perut kembung dan bukan nyeri dada. Ketahui hal-hal lain penyebab mual.

Kelelahan

Rasa lelah atau lemah sering kali tidak dapat dijelaskan atau diketaui dengan pasti apa yang menjadi penyebabnya yang sering menyertai angin duduk.

Sesak napas

Sesak nafas yang terjadi dapat berupa nafas cepat dan pendek hal ini bisa terjadi akibat ketidaknyamanan yang dialami atau karena tubuh kekurangan oksigen.

Bagaimana cara mengobati angin duduk

Pengobatan angin duduk bertujuan mengurangi tingkat keparahan gejalanya dan menurunkan risiko penderitanya terkena serangan jantung atau mengalami kematian.
Angin duduk dengan gejala ringan atau menengah sebenarnya masih bisa ditangani tanpa obat-obatan, yaitu dengan menjalani pola hidup sehat dan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat memicu munculnya angin duduk. Beberapa hal tersebut di antaranya:

-Mengonsumsi makanan bergizi seimbang atau yang mengandung banyak serat, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijian.
-Batasi konsumsi makanan-makanan yang mengandung lemak jenuh.
-Jangan makan melebihi porsi atau kalori yang dibutuhkan oleh tubuh.
-Seimbangkan antara aktivitas fisik yang dilakukan dengan istirahat. Ada baiknya minta nasihat dokter terlebih dahulu mengenai olahraga yang aman untuk kondisi kalian.
-Hindari stres atau tangani stres jika kalian mengalaminya.
-Lakukanlah program penurunan berat badan jika kalian mengalami obesitas.
-Hindari asap rokok.
-Batasi konsumsi minuman keras.
-Selalu kontrol kadar gula darah jika kalian menderita diabetes.

Jika angin duduk tidak cukup diatasi dengan penerapan gaya hidup sehat, maka dokter dapat meresepkan beberapa obat berikut ini untuk mengatasi sekaligus mencegah terjadinya angin duduk di kemudian hari:

Obat-obatan nitrat.

Selain sangat efektif dalam mengatasi gejala angin duduk, nitrat juga dapat digunakan sebagai metode pencegahan jangka panjang atau digunakan sebelum melakukan aktivitas yang berpotensi menyebabkan angin duduk (misalnya olahraga). Obat ini berfungsi melemaskan pembuluh darah yang kaku agar darah dapat mengalir dengan lancar menuju jantung.

Salah satu obat nitrat yang banyak digunakan adalah glyceryl trinitrate. Obat ini mampu meredakan gejala angin duduk dengan cepat. Jangan mengonsumsi minuman keras selama menjalani pengobatan dengan glyceryl trinitrate karena dapat memperparah efek samping yang muncul.

Obat-obatan pencegah pembekuan darah.

Obat ini berfungsi  untuk memisahkan kepingan-kepingan darah dan mencegah penggumpalan. Beberapa contoh obat dari golongan ini adalah clopidogrel dan ticagrelor.

Obat penghambat saluran kalsium.

Obat ini dapat melancarkan aliran darah di dalam jantung dan meredakan atau mencegah gejala angin duduk. Obat yang juga dikenal sebagai antagonis kalsium ini mampu melemaskan sel-sel otot yang terdapat di dalam dinding pembuluh darah.

Nicorandil.

Obat ini merupakan jenis aktivator saluran kalium dan biasanya digunakan oleh orang-orang yang tidak bisa mengonsumsi obat penghambat saluran kalsium. Obat ini berfungsi memperlancar aliran darah pada jantung dengan cara memperlebar arteri koroner.

Obat penghambat beta.

Dalam meredakan atau mencegah gejala angin duduk, obat ini bekerja dengan cara menangkal efek hormon adrenalin sehingga tekanan darah berkurang dan ritme jantung akan menjadi menurun. Dengan demikian, beban jantung juga akan menurun.

Ivabradine.

Ini adalah obat generasi baru dengan kinerja yang sama dengan obat penghambat beta. Obat ini dapat dijadikan alternatif jika penderita angin duduk tidak bisa mengonsumsi obat penghambat beta karena kondisi medis tertentu, seperti infeksi pada paru-paru.

Ranolazine.

Obat ini dapat mencegah angin duduk dengan cara memperlancar aliran darah dan melemaskan otot-otot jantung. Ranolazine aman digunakan oleh penderita yang memiliki ritme jantung tidak teratur atau memiliki riwayat serangan jantung karena obat ini tidak memengaruhi kecepatan detak jantung.

Selain obat-obatan untuk mengatasi dan mencegah serangan angin duduk, dokter mungkin juga akan meresepkan beberapa obat untuk mencegah terjadinya serangan jantung dan stroke, seperti:

Statin.

Obat ini mampu menurunkan kadar kolesterol sehingga kerusakan pembuluh darah dapat dicegah. Selain itu, statin juga dapat menurunkan risiko terkena stroke dan serangan jantung. Statin bekerja dengan cara memblokir suatu enzim penghasil kolesterol yang terdapat di dalam organ hati. Potensi efek samping statin adalah nyeri perut, diare dan konstipasi.

Aspirin. Obat ini berfungsi untuk mengurangi tingkat penggumpalan darah sehingga darah akan mudah mengalir melalui pembuluh yang sempit sekali pun. Selain mengatasi angin duduk, aspirin juga dapat menurunkan risiko terkena serangan jantung. Beberapa efek samping penggunaan aspirin di antaranya adalah mual, gangguan pencernaan, dan iritasi lambung.

Obat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE inhibitor).

Obat ini berfungsi untuk menghambat aktivitas suatu hormon yang dapat mempersempit pembuluh darah. Hormon tersebut disebut angiotensin. Obat ini juga dapat menurunkan tekanan darah. ACE inhibitor tidak boleh digunakan pada penderita angin duduk yang memiliki gangguan ginjal karena dapat menurunkan suplai darah ke organ tersebut.

Yah, itulah dia penyakit angin duduk yang bisa menyebabkan kematian. Jika kalian tidak mau terkena penyakit ini maka sebaiknya jagalah kesehatan kalian.