blog

Demam? Inilah Hal Yang Harus Kalian Lakukan

Bagi semua orang pasti pernah merasakan yang namanya demam. Ini merupakan kondisi yang akan membuat tubuh menjadi lebih panas dari biasanya. Jika sudah terkena demam akan sulit rasanya bagi seseorang untuk melakukan aktivitas dengan baik. Oleh karena itu. sebelum kita mendapatkan penyakit yang namanya demam ini. Sebaiknya kita mengenali tentang penyakit demam ini.

Pengertian Dari Demam

Demam adalah suatu keadaan saat suhu badan melebihi 37oC dan biasanya ini disebabkan oleh penyakit atau peradangan. Demam juga merupakan pertanda bahwa sel antibodi manusia ( sel darah putih ) sedang berusaha melawan suatu virus atau bakteri. Anak yang memiliki suhu tinggi karena suhu tinggi berkepanjangan dapat menyebabkan sawan. Demam yang melebihi 3 hari mungkin merupakan malaria atau penyakit yang disebabkan oleh nyamuk lainnya.Penanganan demam biasanya dengan diberikan obattipire misalnya golongan acetaminope.

Beberapa Penyebab Dari Demam

 

Demam tidak terjadi terjadi begitu saja, biasanya ada beberapa hal yang dapat memicu demam diantaranya adalah:

Infeksi

Ketika tubuh terkena infeksi maka demam menjadi pertanda pertama yang bisa mudah dikenali. Ada banyak jenis infeksi yang bisa terjadi pada tubuh, misalnya karena terkena bakteri, virus, kuman atau jamur. Infeksi bisa menyebabkan demam dan ini  banyak terjadi pada bayi, anak-anak, remaja , orang dewasa dan bahkan usia lanjut.

Beberapa penyakit akibat infeksi yang sering menunjukkan tanda-tanda demam adalah seperti penyakit influenza, batuk, campak dan berbagai jenis penyakit menular lain. Infeksi yang menyebabkan demam bisa diberikan obat untuk mengurangi demam. Golongan obat yang paling sering digunakan misalnya acetaminophen, ibuprofen dan aspirin. Namun beberapa orang termasuk bayi atau anak-anak terkadang bisa sembuh dari demam tanpa diberikan obat-obatan.

Demam Setelah Imunisasi

Bayi dan anak-anak maupun orang dewasa bisa mengembangkan demam setelah mendapatkan imunisasi. Demam adalah efek samping yang sangat umum dan hampir semua orang mengalami hal ini. Reaksi efek samping imunisasi lain yang paling sering terjadi adalah pembengkakan pada daerah bekas imunisasi, bercak merah dan benjolan yang mengeras di daerah suntikan.

Untuk mengatasi demam ini biasanya tidak memerlukan obat atau perawatan lain. Ibu bisa memberikan kondisi yang nyaman untuk bayi seperti memeluk, memberikan nutrisi tambahan, dan mengompres dengan air dingin pada bekas suntikan. Jika kalian memang ingin memberikan obat untuk mengatasi demam sebaiknya dilakukan dengan pengawasan resep dari dokter.

Tumbuh Gigi pada Balita

Balita atau anak-anak yang akan mengalami fase tumbuh gigi juga akan merasakan demam. Biasanya ini terjadi ketika memasuki usia antara 4 hingga 7 bulan maka beberapa gigi susu bayi akan tumbuh. Pertumbuhan gigi ini akan menyebabkan beberapa pertanda seperti demam yang muncul.

Bahkan demam bisa terjadi ketika tanda-tanda gigi muncul belum terlihat. Kalian tidak perlu memberikan obat khusus untuk mengatasi demam. Membuat anak dan bayi menjadi lebih nyaman akan membantu kondisi mereka untuk bisa mengatasi rasa sakit. Beberapa anak juga mengalami penurunan nafsu makan sehingga kalian bisa membuatkan menu makanan yang mudah dikunyah dan tidak terlalu keras.

Pertumbuhan Gigi Geraham Bungsu

Remaja dan orang dewasa yang mulai masuk ke tahap pertumbuhan gigi bungsu juga akan mengalami hal yang sama. Ketika gigi mulai muncul maka bagian geraham bungsu yang terletak di ujung rahang bagian bawah dan atas di dua sisi yaitu kanan dan kiri akan membengkak.

Pembengkakan akan membuat tubuh kalian menjadi tidak nyaman. Gejala yang paling sering terjadi adalah demam , sakit gigi dan kondisi tubuh yang tidak bisa nyaman untuk beraktivitas. Bahkan ketika gigi sudah tumbuh maka tetap saja demam bisa terjadi dalam waktu yang tidak menentu. Hal ini bisa terjadi karena infeksi atau gigi geraham bungsu kalian tumbuh keluar dari jalur. Cara untuk menyembuhkan masalah ini adalah dengan mengangkat semua gigi geraham bungsu. Pada dasarnya gigi geraham bungsu memang tidak memiliki fungsi.

Penyakit Autoimun

Penyakit autoimun atau inflamasi menjadi salah satu indikasi yang muncul ketika tubuh sering demam. Demam bisa terjadi karena sistem kekebalan tubuh justru melawan tubuh itu sendiri. Sel yang seharusnys melawan infeksi justru menyerang sel sehat dan menyebabkan gangguan sistem kekebalan tubuh.

Penderita biasanya akan mengalami demam yang lebih sering dibandingkan orang yang sehat. Demam bukan hanya gejala yang sering terjadi, sebab ada beberapa gejala lain seperti menggigil, keringat malam berlebihan, kehilangan kesadaran dan rasa sakit di semua bagian tubuh dan sendi. Beberapa jenis penyakit ini misalnya seperti penyakit lupus, penyakit celiac dan jenis penyakit lainnya. Demam bisa menjadi indikasi bahwa ada kondisi yang tidak normal pada tubuh.

Penyakit Kanker

Penderita kanker juga akan lebih sering menghadapi kondisi tubuh yang demam. Hal ini terjadi ketika kanker telah menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun dan membuat infeksi penyakit mudah masuk ke dalam tubuh. Demam yang terjadi pada beberapa waktu bisa menunjukkan bahwa sel kanker sedang tumbuh dan menyerang bagian tubuh.

Beberapa jenis kanker yang sering menyebabkan demam adalah seperti kanker limfoma, kanker darah, kanker tulang, kanker ginjal, hati, dan otak. Terkadang penderita tidak hanya demam saja tapi juga mengembangkan gejala lain seperti berkeringat berlebihan pada malam hari dan tubuh sering menggigil. Penyebaran kanker ke organ tubuh yang lain juga bisa menyebabkan demam.

Infeksi Bakteri

Penyebab demam tinggi biasanya dikarenakan oleh bakteri. Infeksi bakteri juga bisa membuat penderita merasa demam. Kondisi ini paling sering dipengaruhi oleh beberapa jenis bakteri yaitu : Staphylococcus, Streptococcus, Clostridium difficile, Listeria monocytogenes, Pseudomonas dan Escherichia coli. Berikut ini jenis penyakit atau gangguan yang sering terjadi karena infeksi bakteri tersebut.

Staphylococcus : adalah jenis bakteri yang paling sering menyebabkan gangguan kulit, biasanya untuk penderita kanker maka infeksi bisa menjadi lebih buruk. Pemberian obat antibiotik untuk menyembuhkan infeksi sangat diperlukan.
Streptococcus : adalah jenis bakteri yang bisa menyebabkan infeksi pada bagian kulit. Beberapa penderita juga bisa mengalami infeksi di bagian dalam tubuh seperti di paru-paru. Jika kondisi ini terjadi maka bisa menyebabkan peradangan yang bisa menyerang bagian tubuh yang lain.
Clostridium difficile : ini termasuk jenis bakteri yang disebabkan karena tubuh menerima antibiotik dalam jumlah yang berlebihan dan dilakukan secaraterus menerus. Hal ini bisa menyebabkan bakteri berkembang di saluran pencernaan dan sangat berbahaya. Gejala yang paling sering terjadi adalah demam, diare, mual dan muntah.
Listeria monocytogenes : bakteri ini menyebar lewat makanan yang sudah terkontaminasi bakteri. Kondisi ini biasanya paling sering terjadi pada orang yang sensitif seperti bayi dan ibu hamil. Beberapa jenis makanan yang sering menyebabkan kontaminasi bakteri ini seperti sayuran mentah, daging yang sudah lama disimpan dalam kulkas, susu dan olahan daging yang dibakar.
Pseudomonas : ini adalah jenis bakteri yang bisa menyebar lewat lingkungan seperti udara, tanah dan air. Kondisi bisanya paling sering terjadi pada orang yang mudah sakit dan memiliki sistem kekebalan tubuh yang buruk. Orang yang baru pemulihan dari sakit karena perawatan lama di rumah sakit juga lebih rentan terhadap bakteri ini.
Escherichia coli (E. coli) : ini adalah jenis bakteri yang sering ditemukan pada usus. Kondisi ini bisa menyebabkan tubuh menjadi demam, sakit perut dan diare.

Cara mengatasi demam tinggi di rumah

Nah, bagi para ibu tidak perlu khawatir jika ada keluarga dirumah yang terkena demam karena kami punya beberapa cara yang akan membantu menurunkan demam.

Ketika seseorang demam, tindakan untuk mengatasinya akan berbeda-beda, tergantung pada golongan usia.

Mengatasi demam tinggi pada bayi dan balita

Bayi 0-3 bulan dengan demam 38 derajat Celcius atau lebih tinggi: Hubungi dokter, bahkan jika anak tidak memiliki gejala atau tanda-tanda lainnya.
Bayi 3-6 bulan dengan demam sampai 38,9 derajat Celcius: Biarkan anak beristirahat dan minum banyak air. Obat tidak diperlukan. Hubungi dokter jika anak terlihat memiliki iritasi yang tidak biasa, lesu, atau merasa tidak nyaman.
Bayi 3-6 bulan dengan demam di atas 38,9 derajat Celcius: Hubungi dokter, ia bisa merekomendasikan tes dan pemeriksaan untuk anak.
Bayi 6-24 bulan dengan demam di atas 38,9 derajat Celcius: Berikan anak acetaminophen. Jika anak berusia 6 bulan atau lebih, memberikan ibuprofen juga tidak apa-apa, tapi baca dulu penggunaannya dengan baik untuk dosis yang tepat. Jangan berikan aspirin pada bayi atau balita. Hubungi dokter jika demam tidak turun setelah diberi obat, atau jika belum turun juga setelah lebih dari 1 hari.

Mengatasi demam tinggi pada anak-anak dan remaja

Anak usia 2-17 tahun dengan demam sampai 38,9 derajat Celcius: Sangat dianjurkan untuk beristirahat dan minum banyak cairan. Obat tidak diperlukan. Hubungi dokter kalian jika anak A terlihat lebih rewel dari biasanya, lesu, atau mengeluh merasa tidak nyaman.
Anak yang sudah memasuki usia 2-17 tahun dengan demam di atas 38,9 derajat Celcius: Jika anak kalian  terlihat tidak nyaman, kalian dapat memberikan anak kalian acetaminophen atau ibuprofen. Baca label kemasan dengan baik untuk dosis yang tepat dan selalu hati-hati untuk tidak memberikan anak kalian lebih dari satu obat yang mengandung acetaminophen, seperti beberapa obat batuk dan pilek. Hindari juga dalam penggunaan aspirin pada anak-anak atau remaja. Hubungi dokter jika demam tidak turun karena obat atau sakit yang berkepanjangan lebih dari 3 hari bisa menandakan hal yang lebih serius.

Mengatasi demam tinggi pada orang dewasa

-18 tahun ke atas dengan demam sampai 38,9 derajat Celcius: Istirahat dan minum banyak cairan. Obat tidak diperlukan. Hubungi dokter jika demam disertai dengan sakit kepala berat, leher kaku, sesak nafas atau tanda-tanda maupun gejala lain yang tidak biasa.
18 tahun ke atas dengan demam di atas 38,9 derajat Celcius: Jika kalian merasa tidak nyaman, kalian bisa mengggunakan acetaminophen, ibuprofen atau aspirin. Baca label kemasan  terlebih dahuludengan baik untuk mendapat dosis yang tepat dan hati-hati agar tidak menggunakan lebih dari satu obat yang mengandung acetaminophen, seperti obat batuk dan pilek. Hubungi dokter jika demam tidak kunjung turun, suhu mulai mencapai 39,4 derajat atau lebih, atau berkepanjangan lebih dari 3 hari.

Nah, itulah penjelasan tentang demam yang harus kalian ketahui. Walaupun terlihat hanya seperti demam biasa tapi jika ini berkepanjangan maka ini akan menjadi sangat berbahaya.