healthy

Awas, Bahaya Implan Payudara Dapat Menyebabkan Kanker

Hampir semua wanita di dunia tentu ingin memiliki payudara dengan ukuran besar. Alasannya tentu saja untuk memperbaiki penampilan dan menambah rasa percaya diri, terutama bagi wanita yang sebelumnya kurang pede dengan bentuk tubuh yang dimiliki. Banyak diantara mereka beranggapan operasi pembesaran payudara adalah salah satu alternatife yang tepat untuk mengembalikan rasa percaya diri dengan membentuk payudara agar terlihat sempurna.

Operasi memperbesar payudara termasuk ke dalam golongan operasi kecantikan. Melalui operasi ini, wanita bisa mendapatkan implan payudara untuk membuat payudara mereka lebih besar dan lebih berisi. Operasi ini bisa dilakukan untuk alasan rekonstruktif atau perbaikan, seperti setelah mastektomi (operasi pengangkatan payudara) untuk kanker payudara, namun bisa juga dilakukan untuk alasan kecantikan.

Jenis Operasi Pembesaran Payudara dengan Implan

Sampai saat ini diketahui metode medis pembesaran payudara yang paling aman adalah dengan implant payudara. Pada tahun 1990 penggunaan silicon untuk memperbesar payudara dilarang, sehingga jenis pembesaran payudara dengan implant semakin banyak diminati.

Fungsi Implan Payudara

Penggunaan Implan berfungsi untuk menciptakan payudara pria yang menjalani operasi pergantian jenis kelamin, memperbaiki bentuk payudara wanita menjadi lebih besar dan kencang, serta mengembalikan bentuk payudara bagi wanita yang mengalami mastektomi atau operasi pengangkatan payudara.

Jenis Implan payudara

Implan payudara yang digunakan untuk operasi pembesaran payudara ada dua jenis, yaitu saline dan silikon. Biasanya, implan yang ditanam hanya boleh ditinggalkan di dalam tubuh selama 10-15 tahun. Bila sudah mencapai akhir usia tersebut, implan harus diganti.

  • Implan salin adalah implan yang menggunakan kantung silikon dan berisi air garam steril (saline).
  • Implan silikon adalah implan yang menggunakan kantung silikon dan berisi gel plastik kental (silikon).

Umumnya, banyak wanita menggunakan implan silikon, karena rasanya lebih mirip dengan payudara sungguhan dibandingkan implan saline. Namun, implan silikon lebih berisiko bagi kesehatan kalau implannya pecah. Pada tahun 1992, Food and Drug Administration (FDA) menahan penjualan implan silikon karena alasan keamanan. Akan tetapi, pada tahun 2006, setelah melakukan banyak penelitian, FDA mulai menyetujui implan silikon tertentu untuk kembali dijual di pasaran.

Prosedur operasi Implan payudara

Implan payudara dimasukkan di antara payudara dan otot dada atau tepat di belakang otot dada wanita atau pria. Lokasi sayatan untuk memasukan implant bisa sekitar puting, di bawah jaringan payudara atau di bawah ketiak. Waktu yang dibutuhkan untuk operasi implan payudara bervariasi tergantung pada pengalaman dari ahli bedah, letak sayatan serta jenis implan. Operasi ini merupakan prosedur rawat jalan, dapat dilakukan di rumah sakit atau di tempat praktik dokter ahli bedah plastik.

Dampak Negatif Operasi Implan Payudara

Meskipun dianggap paling aman dan saat ini paling banyak digunakan untuk pembesaran payudara, masih saja ada efek buruk yang harus diperhitungkan setelah hal tersebut dilakukan. Beberapa dampak negatif dari memperbesar payudara dengan implant payudara adalah adalah sebagai berikut:

  • Penurunan kemampuan menyusui, pengerasan payudara, gangguan sensasi puting, infeksi dan penumpukan kalsium sekitar implan payudara yang telah dimasukan.
  • Implan payudara memiliki batas pemakaian dan bukan untuk seumur hidup. Sehingga wanita atau pria yang melakukan implan payudara, harus kontrol secara rutin agar terhindar dari risiko yang mematikan.
  • Implan payudara dapat pecah atau mengempis karena berbagai alasan, dengan jangka waktu yang tidak dapat diperkirakan, namun ada tanda-tanda nyata yang dapat dilihat atau dirasakan ketika hal tersebut akan terjadi. Tanda-tandanya adalah, payudara implan akan tampak lebih kecil atau tidak rata dan menimbulkan rasa sakit atau terbakar. Implan payudara tersebut pecah dikarenakan beberapa hal yang diantaranya adalah overfilling (mengisi implan terlalu banyak), kontraktur kapsuler (pembungkus silikon) dan penuaan implan.
  • Terjadi Infeksi payudara yang disebabkan oleh hematoma atau penggumpalan darah di sekitar implan. Dalam kasus infeksi yang parah, pengangkatan implan harus segera dilakukan agar infeksi tidak menyebar. Tetapi melakukan Implan payudara tidak boleh sembarang dan harus mencapai batas minimal usia.

Usia Minimal Melakukan Operasi Pembesaran Payudara

Payudara akan terus berkembang dan tumbuh sampai seorang wanita mencapai awal usia 20-an. Banyak dokter mengeluarkan aturan bahwa untuk melakukan operasi pembesaran payudara dengan implan saline, usia wanita harus sudah mencapai minimal 18 tahun. Sedangkan untuk menggunakan implan silikon, usia wanita minimal 22 tahun. Tetapi ada solusi lain untuk dapat pembesaran payudara tampa implan tersebut, solusi yang lebih sehat dan aman untuk membesarkan payudara, yaitu dengan menggunakan cara yang alami.

Cara Alami Pembesaran Payudara

Memang para ahli mengaku sulit memperbesar payudara dengan cara alami alami tanpa bantuan implan atau operasi plastik lainnya. Namun Beberapa cara dibawah ini bisa anda coba untuk meningkatkan ukuran dan bentuk payudara dan untuk menjaga kesehatan anda:

  1. Latihan Otot-Otot Dada Latihan yang bekerja pada otot dada dapat meningkatkan ukuran payudara dengan meningkatkan ukuran otot pendukungnya, sehingga tampak lebih besar.
  2. Olahraga untuk melatih dan memperkecil otot Perut, Punggung dan Otot Bahu dapat membuat payudara tampak lebih padat dan naik. Gerakan ini dapat anda lakukan di tempat-tempat gym terdekat, dengan metode membantu payudara terlihat lebih besar dan melangsingkan daerah sekitar payudara.
  3. Konsumsi Produk Kedelai yang mengandung hormon phytoestrogen. Hormone ini diketahui dapat membantu meningkatkan ukuran payudara dengan aman dan tentu menyehatkan. Kedelai memberikan alternatif yang aman dan sehat untuk terapi hormone yang anda lakukan untuk memperbesar payudara secara alami.
  4. Melakukan pijat secara teratur (Meremas) bisa meningkatkan ukuran payudara. Hal ini dikarenakan pijat memiliki kemampuan untuk merangsang aliran darah di sekitar payudara.