info

Waspadalah, Penyakit Kelamin Ini Sering Menimpa Kaum Wanita

Hai ladies, tahu gak sih kamu kalau ada penyakit kelamin yang dialami oleh wanita? Menjaga organ intim sangat penting untuk dilakukan apalagi khusus wanita. Kenapa? Karena wanita lebih rentan terkena penyakit kelamin ketimbang laki-laki. Berbagai macam penyebabnya mulai dari virus, perilaku seks ataupun kebiasaan hidup yang tidak sehat.

Gangguan yang timbul karena penyakit kelamin tersebut tentunya akan menganggu kehidupan pribadi seorang wanita. Selain pentingnya menjaga kebersihan organ intim, wanita juga wajib mengetahui penyebab dan gejala pada penyakit-penyakit kelamin yang tidak bisa kita prediksi kedepannya. Sebagian wanita mungkin akan malu dan risih ketika mereka mengalami penyakit kelamin tersebut, namun mereka juga harus tahu penyebab penyakit kelamin tersebut. Berikut ini adalah penyakit kelamin yang harus diwaspadai setiap wanita:

Keputihan

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina yang bukan berupa darah. Keputihan pada wanita terbagi menjadi 2, keputihan fisiologis dan keputihan patalogis. Keputihan fisiologis biasanya terjadi menjelang menstruasi atau setelah menstruasi bisa juga semasa subur datang setiap bulan tetapi tidak dalam jangka waktu lama. Keputihan patalogis biasanya terjadi karena infeksi atau bakteri yang berada dalam atau sekitar vagina. Hal ini biasa terjadi karena adanya bakteri, virus ataupun parasit di daerah vagina dan dapat menjalar dan menyebabkan peradangan atau penyakit yang lebih lanjut.

Kandidiasis

Kandidiasis merupakan penyakit kulit yang dapat dijumpai pada kelamin wanita yang diakibatkan oleh jamur Candida albicans. Kandidiasis sebenarnya dapat menyerang siapapun, yang paling rentan adalah orang-orang yang memiliki imunitas rendah. Kandidiasis yang menyerang alat genital wanita mempunyai gejala seperti bercak-bercak putih di atas mukosa mulai dari leher rahim sampai mulut vagina.

Gejala lainnya adalah adanya cairan putih kekuningan yang disertai dengan semacam butiran tepung kadang-kadang seperti susu yang pecah. Pengobatan pada penyakit ini tidak akan menghilangkan kandidiasis yang berada dalam tubuh, akan tetapi untuk mengendalikan jamur itu agar tidak berlebihan tentu dengan sistem kekebalan tubuh lebih berpengaruh terhadap jamur tersebut karena bakteri dalam tubuh dapat mengendalikan jamur tersebut.

Kanker Serviks

Kanker serviks adalah penyakit yang banyak ditakuti oleh kaum wanita dan dalam catatan WHO, setiap tahun ribuan wanita di dunia meninggal disebabkan penyakit ini. Penyakit yang menduduki peringkat teratas penyebab kematian wanita didunia. Kanker serviks yang biasanya disebut kanker leher rahim adalah kanker yang disebabkan oleh virus Human Pappiloma Virus (HPV) yang menyerang leher rahim wanita. Pada negara berkembang sekitar 5% dapat melakukan pengobatan kanker serviks stadium awal, sehingga sekitar 76,6% wanita berobat ketika penyakit memasuki stadium lanjut hal ini dikarenakan kanker ini tanpa gejala.

Infeksi HPV menjadi kanker serviks memakan waktu cukup lama sekitar 10-20 tahun namun proses infeksi ini tidak pernah disadari wanita oleh sebab itu wajib bagi wanita mengikuti vaksinasi kanker leher rahim. Penyebab HPV terdiri dari gaya hidup yang kurang baik, kurangnya menjaga kebersihan alat reproduksi, kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin, berganti-ganti pasangan dan kurangnya asupan asam folat pada tubuh. Gejala awalnya pun tidak ada ciri khas yang menunjukan terjangkit.

Ciri-ciri wanita mengalami gejala kanker serviks :

  • Keputihan berlebih disertai pendarahan
  • Selalu mengeluh sakit ketika berhubungan intim dan diikuti oleh keluarnya darah
  • Saat buang air kecil mengalami rasa sakit
  • Disaat menstruasi darah yang keluar lebih banyak dari normalnya
  • Saat memasuki stadium lanjut, wanita sering merasa mual, nafsu makan berkurang, memiliki rasa sakit saat buang air kecil, berat badan menurun dan tidak stabil
  • Faktor kebersihan organ intim sangat diperlukan untuk mencegah adanya penyakit kanker pada wanita. Diantaranya pemakaian pembalut yang lama, kebersihan air yang tidak maksimum ketika membasuh, keputihan yang dibiarkan terus menerus dan penularan hubungan seksual dengan penderita.

Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah penyakit yang menular melalui hubungan seksual, penyebabnya protozoa parasit. Trikomoniasis pada wanita biasanya menyerang vagina untuk pencegahan dalam penyakit ini menggunakan kondom saat berhubungan adalah cara yang tepat. Penyakit ini adalah penyakit yang sangat umum ditemukan di dunia dan salah satu penyakit dari 3 penyakit vagina yang paling umum pada wanita. Faktor terjadi penularan adalah karena berganti-ganti pasangan, berhubungan dengan lelaki yang baru, menggunakan obat injeksi atau penularan dari berhubungan dengan lelaki yang terinfeksi. Gejala yang terlihat pada wanita adalah pada dinding vagina berwarna kekuning-kuningan atau kuning kehijau-hijauan, berbusa dan berbau tidak enak. Dinding vagina akan terlihat sembab dan kemerah-merahan.

Bartholinitis

Penyakit ini adalah infeksi yang berada dipinggir salah satu kelenjar Bartholin dan terletak pada bagian dasar labia. Penyebab penyakit ini karena terjadi infeksi dan gonokokus atau dapat juga karena adanya bakteri lain. Bartholinitis dapat menyerang kelenjar penderita, namun penyakit ini tidak menular saat berhubungan seks. Kelenjar ini berukuran kira-kira 1 cm dan terletak pada lubang awal vagina. Kelenjar bartholin ini berfungsi sebagai pelumas saat melakukan hubungan seksual karena kelenjar ini menghasilkan sedikit cairan untuk bibir vagina saat berhubungan seksual. Gejala pada penyakit ini berupa demam dan tidak enak badan. Sedangkan gejala pada vagina mengalami pembengkakan pada kanan atau kiri vagina dan merasa nyeri bila diraba. Hal ini dapat berujung terjadi kista bartholinitis bila tidak cepat ditindak lanjuti.

Salpingitis

Salpingitis adalah infeksi peradangan di saluran tuba. Salpingitis adalah salah satu penyebab paling umum infertilitas wanita. Jika salpingitis dibiarkan, infeksi tersebut dapat menyebabkan kerusakan permanen pada tuba falopi sehingga telur dilepaskan setiap siklus mestruasi dan tidak bisa bertemu dengan sperma.

Penyakit kelamin yang dialami oleh wanita harus sangat diwaspadai, karena kalau tidak akan berakibat fatal. Sebagai wanita, kamu harusnya lebih peduli akan kesehatan bagian organ intim kamu. So, mulai sekarang kamu harus lebih sadar akan kesehatan dan jangan lupa lakukan check up.