blog

Darah Rendah? Ini Dia Penyebab Dan Pengobatannya

Hi guys, kalian pernah gak sih ngerasain, di saat kalian berdiri terlalu lama kepala kalian tiba-tiba akan terasa pusing, mata berkunang-kunang dan kemudian kalian akan kehilangan kesadaran. Biasanya kalau kalian merasakan hal ini, kalian akan berpendapat bahwa ini disebabkan karena belum sarapan ataupun karena gak makan seharian. Akan tetapi, apakah kalian tahu hal yang sebenarnya yang terjadi kenapa bisa seperti ini? Keadaan seperti ini biasanya disebut Hipotensi. Apakah kalian tahu apa yang dimaksud dengan hipotensi? Nah, dibawah ini mimin bakalan kasih tahu penjelasan selengkapnya. Jadi kalian harus tetap ngikutin mimin ya.

Pengertian Dari Hipotensi

Nah, disini yang dimaksud dengan Hipotensi adalah keadaan dimana ketika tekanan darah di dalam arteri lebih rendah dibandingkan normal dan biasanya kita lebih sering menyebutnya sebagai tekanan darah rendah.

Ketika darah mengalir melalui arteri, darah akan memberikan tekanan pada dinding arteri, tekanan itulah yang dinilai sebagai ukuran kekuatan aliran darah atau disebut dengan tekanan darah.

Terhambat atau terbatasnya jumlah darah yang mengalir ke otak dan organ vital lainnya seperti ginjal dapat terjadi jika tekanan darah terlalu rendah, sehingga ini dapat menyebabkan kepala akan menjadi terasa ringan dan pusing. Tubuh juga akan terasa tidak stabil atau goyah, hal yang paling fatal adalah pingsan.

Kalian tahu gak guys, kalau dalam dunia kedokteran, ada dua ukuran yang digunakan saat mengukur tekanan darah, yaitu tekanan sistolik (bilangan atas) dan tekanan diastolik (bilangan bawah). Tekanan darah yang normal adalah antara 90/60 dan 140/90. Penderita hipotensi akan memiliki tekanan darah di bawah 90/60 dan disertai dengan gejala hipotensi. Sedangkan jika tekanan darah di atas 140/90, maka orang tersebut menderita tekanan darah tinggi/hipertensi.

Jenis Hipotensi

Agar kita semua lebih mengenal tentang hipotensi, dibawah ini sudah ada jenis hipotensi berdasarkan kapan terjadinya penurunan tekanan darah.

Hipotensi ortostatik

Hipotensi ortostatik ini merupakan turunnya tekanan darah pada saat kalian hendak berubah posisi, misalnya saja pada saat kalian bangkit secara mendadak dari posisi duduk atau tidur ke posisi berdiri. Penurunan tekanan darah  ini biasanya lebih dari 20/10 mmHg. Kondisi ini ditandai dengan penglihatan yang berkunang-kunang serta menurunnya keseimbangan tubuh, sehingga berisiko terjatuh dan kehilangan kesadaran. Umumnya, hipotensi jenis ini dialami orang yang sudah berusia di atas 65 tahun.

Hipotensi postprandial

Hipotensi postprandial adalah penurunan tekanan darah sekitar 20 mmHg dalam dua jam setelah makan. Jenis hipotensi ini juga umum dialami orang lanjut usia, terutama mereka yang mengidap penyakit Parkinson atau kelainan pada sistem saraf otonom. Penyebab dari hipontensi postprandial memang belum dapat dipastikan, tetapi bisa jadi ini berkaitan dengan karbohidrat yang tinggi.

Hipotensi vasovagal

Hipotensi vasovagal terjadi apabila seseorang berdiri terlalu lama. Pada umunya yang akan mengalami hipotensi vasovagal adalah anak-anak, ini dikarenakan mereka harus berdiri terlalu lama pada saat upacara. Rasa sakit juga dapat menjadi penyebabnya. Jika pingsan, penderita hipotensi vasovagal umumnya akan sadar kembali dalam waktu singkat.

Hipotensi akut

Hipotensi akut terjadi ketika organ tubuh kalian tidak mendapat pasokan darah dan oksigen yang cukup secara tiba-tiba. Kondisi ini biasanya berhubungan dengan syok karena berbagai penyebab, contoh infeksi berat, pendarahan jumlah besar dalam waktu singkat, serangan jantung, dehidrasi atau reaksi alergi anafilaksis.

Hipotensi kronis

Hipotensi kronis adalah sebuah jenis hipotensi yang disebabkan oleh kondisi yang bersifat jangka panjang seperti penyakit Addison dan juga gagal jantung.

Penyebab Dari Hipotensi

Alangkah baiknya sebelum kita memvonis suatu penyakit sebaiknya kita mengenali tentang penyebabnya terlebih dahulu, Seperti penyebab dari hipotensi ini. Berikut adalah penyebabnya.

Pusing atau Kliyengan

Ini merupakan salah satu gejala darah rendah yang paling utama. Disini kita akan merasakan rasa pusing atau kliyengan yang bisa dibilang cukup menyiksa. Tekanan darah rendah juga dapat menyebabkan memburuknya peredaran darah ke otak. Hal ini juga dapat mengurangi pasokan oksigen ke otak sehingga membuat kalian merasa pusing atau kliyengan.

Keluhan seperti ini sering terjadi ketika kita mengubah posisi secara mendadak, misalnya seperti yang tadi mimin jelaskan, yaitu bangkit berdiri terlalu cepat setelah bangun di pagi hari. Jika tekanan darah kalian sangat rendah, rasa pusing bahkan bisa mengarah pada pingsan.

Kelelahan

Tekanan darah rendah bisa memengaruhi level energi dan akhirnya dapat membuat kita merasa cepat lelah. Dalam hal ini aliran darah akan berperan penting untuk menghasilkan energi, karena melalui aliran darah tubuh akan mendapatkan oksigen serta nutrisi yang dibutuhkan untuk tubuh.

Komponen mitokondria di dalam sel juga membutuhkan nutrisi untuk menghasilkan energi. Ketika terjadi gangguan pada aliran darah akibat tekanan darah menurun, maka itu akan mengganggu proses penciptaan energi, yang pada akhirnya akan mengakibatkan kelelahan dan kehabisan energi.

Bahkan gangguan tidur juga dapat mengakibatkan perubahan volum dalam darah. Ini bisa menambah parah gejala kelelahan yang dirasakan. Memiliki level energi yang sangat rendah bukanlah pertanda baik, jadi sebaiknya  secepat mungkin kalian harus konsultasikan dengan dokter kalian.

Jantung Berdetak Cepat

Jika kalian mengalami detak jantung yang cepat atau palpitasi, kemungkinan itu disebabkan oleh tekanan darah yang sedang menurun.

Aliran darah ke jantung yang buruk dapat menyebabkan jantung berkontraksi secara tidak teratur. Jika jantung tidak terisi dengan jumlah darah yang tepat, maka jantung akan berdetak dengam lebih cepat.

Hal itu juga bisa menyebabkan denyut nadi serta pernapasan juga menjadi lebih cepat. Kalian bahkan tidak menyadari kalau suhu tubuh pun dapat menurun.

Jika gejala-gejala darah rendah sudah menyangkut jantung, maka perubahan abnormal apa pun yang kalian rasakan sebaiknya langsung diperiksakan ke dokter.

Kulit Dingin dan Berkeringat

Memiliki kulit yang dingin, berkeringat dan pucat (bukan karena aktivitas fisik yang berat) bisa menjadi tanda-tanda lain dari tekanan darah rendah. Terutama jika disertai dengan detak jantung yang cepat dan napas yang cepat serta dangkal.

Hal ini dapat terjadi karena tidak ada cukup darah yang mengalir di dalam tubuh dan ini akhirnya dapat membuat penurunan tekanan darah.

Kurangnya Konsentrasi

Konsentrasi dan fokus yang menurun juga bisa dikaikan dengan gejala darah rendah. Akibat tekanan darah yang menurun, aliran darah ke otak menjadi kurang memadai. Ini berarti sel-sel otak tidak akan mendapatkan cukup oksigen serta nutrisi untuk berfungsi dengan semestinya.

Ini akan mengakibatkan banyak penderita darah rendah mengeluhkan sulit untuk berkonsentrasi. Jika kalian tiba-tiba mulai merasa tidak bisa fokus pada apa yang sedang kalian kerjakan, meski sudah berusaha, maka kalian harus segera pergi mengetes tekanan darah kalian.

Merasa Haus

Haus disini bukan haus seperti yang biasanya, ini berarti tubuh kalian sedang mengalami dehidrasi, yang sewaktu-waktu bisa menyebabkan tekanan darah menjadi  rendah.

Sebenarnya, rasa haus adalah cara tubuh untuk memberitahu bahwa kalau tubuh membutuhkan lebih banyak air ke dalam darah, sebagai upaya untuk menaikkan tekanan darah.

Akan tetapi, dehidrasi atau rasa sangat haus bukan selalu menjadi gejala darah rendah. Demam, muntah, diare parah, konsumsi obat diuretik berlebihan dan olahraga berat—semuanya juga bisa memicu dehidrasi, yang dapat menyebabkan tekanan darah rendah.

Penglihatan Kabur

Penglihatan yang mulai menjadi tidak jelas adalah salah satu dari gejala darah rendah. Penglihatan kabur berarti kurangnya ketajaman penglihatan yang membuat kalian tidak mampu untuk melihat dengan jelas dan secara mendetail.

Kondisi kurang oksigen dan darah ini dapat menyebabkan penurunan tekanan darah yang sangat memengaruhi pergerakan mata. Keluhan penglihatan yang kabur secara tiba-tiba bisa sangat menimbulkan efek jangka panjang, bahkan permanen.Karena gejala ini juga bisa disebabkan oleh glaukoma, detasemen retina, miopia dan migrain, maka sebaiknya periksakan ke dokter untuk tahu pasti cara dalam menanganinya.

Selain dari gejala-gejala utama yang sudah mimin jelaskan di atas, ternyat ada juga beberapa kondisi medis yang juga dapat menyebabkan tekanan darah rendah :

Kehamilan.

Kok bisa kehamilan mengakibatkan tekanan darah rendah? Nah, ini dikarenakan sistem peredaran darah wanita berkembang menjadi lebih cepat selama masa kehamilan, maka tekanan darah mereka akan cenderung menurun. Selama 24 minggu pertama kehamilan, tekanan sistolik biasanya turun 5 sampai 10 mm Hg dan tekanan diastolik sebanyak 10 sampai 15 mm Hg.

 

Masalah endokrin (hormon).

Tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme) atau tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme) dapat menyebabkan tekanan darah menjadi rendah. Selain itu, kondisi lain, seperti insufisiensi adrenal (penyakit Addison), gula darah rendah (hipoglikemia) dan dalam beberapa kasus, diabetes, juga dapat memicu tekanan darah rendah.

Kehilangan darah.

Yang satu ini, biasanya yang paling banyak terjadi. Kehilangan banyak darah yang disebabkan dari cedera besar atau pendarahan internal dapat mengurangi jumlah darah dalam tubuh kalian, yang mengarah ke penurunan tekanan darah secara drastis.

Infeksi berat (sepsis).

Septikemia ini dapat terjadi apabila infeksi dalam tubuh memasuki aliran darah. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan penurunan tekanan darah yang dapat mengancam jiwa dan ini biasanya disebut syok septik.

Reaksi alergi parah (anafilaksis).

Anafilaksis adalah reaksi alergi yang parah dan berpotensi mengancam nyawa. Pemicu umum anafilaksis termasuk makanan, obat-obatan tertentu, racun serangga dan juga lateks. Anafilaksis dapat menyebabkan masalah pernapasan, gatal-gatal, tenggorokan bengkak dan penurunan tekanan darah.

Kurangnya nutrisi dalam diet.

Kurangnya vitamin B-12 dan asam folat ini tenyata juga dapat menyebabkan anemia lho, ini merupakan suatu kondisi di mana tubuh kalian tidak memproduksi cukup sel darah merah, sampai pada akhirnya dapat menyebabkan tekanan darah rendah.

Obat-obatan.

Jangan salah guys, karena tenyata obat yang kalian komsumsi juga dapat menyebabkan tekanan darah rendah lho. Jenis obat tersebut adalah: Alpha blocker (obat darah tinggi) Beta blockers (obat darah tinggi) Diuretik (pil kencing) Beberapa jenis antidepresan (antidepresan trisiklik) Obat untuk penyakit Parkinson Sildenafil (Viagra), terutama dalam kombinasi dengan obat jantung, nitrogliserin

Pencegahan Darah Rendah

Nah, disini ada kabar baik guys, jika kalian sudah mengalami gejala-gejala diatas, maka kalian bisa melakukan pencegahannya dengan mengkomsumsi makanan berikut sebelum menjadi parah loh.

Makanan dengan sumber protein hewani

Yang satu ini adalah sumber protein hewani yang bisa mengatasi orang yang mengalami tekanan darah rendah. Contoh makanan yang mengandung protein adalah daging ayam, daging sapi, telur, hati dan sebagainya. Makanan ini dapat diolah menjadi berbagai macam masakan sehingga penderita hipotensi lebih berselera untuk memakannya. Tapi (ada tapinya loh) bagi kalian yang memiliki kolesterol tinggi maka perlu berhati-hati dalam mengkonsumsinya. Sebaiknya hindari jenis protein hewani yang mengandung lemak atau gajih. Aturlah menu makanan dari protein hewani tersebut, agar bisa dipadukan dengan makanan lainnya sebagai menu kalian.

Banyak Makan Sayur

Hayo siapa yang gak suka makan sayur? Jangan cuma makan daging saja donk, sayur juga harus lho. Sayuran ini merupakan makanan yang sangat cocok untuk darah rendah karena memiliki sumber mineral penting yang berperan dalam menjaga keseimbangan tekanan darah. Satu hal lagi ya guys, mengkomsusnsi  berbagai jenis sayuran juga dapat mengatasi penyakit hipotensi. Sayuran yang efektif untuk menaikkan tekanan darah antara lain yaitu sayur bayam, daun singkong, kangkung, buncis, lobak, kol, sawi, kentang dan brokoli. Sayuran juga kaya akan serat sehingga dapat melancarkan pencernaan kalian. Inget itu harus makan sayur ya guys.

Berbagai jenis kacang-kacangan

 

Berbagai jenis kacang-kacangan ternyata juga merupakan makanan yang baik untuk darah rendah karena merupakan sumber protein nabati dan mengandung berbagai mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Jenis kacang-kacangan tersebut untuk darah rendah antara lain kacang hijau, kacang polong, kacang kedelai, kacang panjang, kacang almond, mete, kenari dan sebagainya. Nah, kacang-kacangan yang mimin sebutkan tadi, dapat kalian sulap menjadi berbagai jenis masakan bahkan cemilan sesuai dengan selera kalian.

Minum susu

Kalau yang ini sih mimin suka banget. Susu adalah minuman yang mengandung nutrisi lengkap yang sangat diperlukan oleh tubuh, sehingga ini dapat dijadikan sebagai makanan penurun darah rendah yang ampuh untuk mengatasi hipotensi. Kandungan nutrisi yang terdapat dalam susu ini antara lain karbohidrat, protein, lemak, berbagai jenis mineral dan vitamin. Oleh karena itu kalian dapat mengkonsumsi susu setiap hari untuk meningkatkan tekanan darah secara cepat. Bagi kalian yang gak terlalu suka minum susu, kalian dapat mencampurkannya dengan makanan lain, misalnya dicampurkan pada jus buah bahkan pada roti.

Konsumsi buah-buahan

Buah-buahan ini juga merupakan sumber vitamin dan mineral yang sangat penting bagi tubuh. Sehingga bagi kalian yang memiliki penyakit hipotensi atau tekanan darah rendah dapat mengkonsumsi buah secara rutin sebagai cemilan untuk darah rendah. Buah-buahan yang dapat kalian konsumsi antara lain alpukat, mangga, jeruk, pisang, pepaya, anggur, delima, sirsat, jambu biji dan sebagainya. Selain kalian dapat menjaga stabilitas tekanan darah, mengkonsumsi buah secara rutin juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah serangan berbagai penyakit, melancarkan metabolisme tubuh, menangkal radikal bebas dan membuat kulit kalian senantiasa tetap segar alami.

Banyak minum air putih

Yang ini adalah hal yang paling penting tapi terkadang sering kali dilupakan, benar kan. Darah rendah atau hipotensi dapat disebabkan karena tubuh kekurangan cairan. Oleh karena itu bagi kalian yang menderita darah rendah, kalian harus mencukupi kebutuhan cairan setiap harinya. Gimana caranya mencukupinya? Yang perlu kalian lakukan adalah minum air putih sedikitnya 8 gelas per hari.

Minum air putih yang cukup setiap hari ternyata juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh, melancarkan pencernaan dan membuat tubuh selalu bugar. Selain itu dengan mengkonsumsi air putih kalian juga akan terhindar dari dehidrasi dan semua sel, jaringan, organ tubuh kalian dapat bekerja secara optimal lho.

Cukupi kebutuhan natrium

Di samping memperbanyak konsumsi air putih, kalian juga perlu mengimbanginya dengan konsumsi garam/natrium yang cukup. Sebab natrium mempunyai sifat mengikat cairan, sehingga jika kalian mengkonsumsi air, cairan tersebut dapat mudah diserap oleh jaringan tubuh atau pembuluh darah dan tidak cepat dikeluarkan sebagai urine atau keringat.

Kondisi ini secara otomatis akan meningkatkan tekanan darah seseorang secara signifikan. Tetapi untuk melakukan hal tersebut kalian juga harus memperhatikan kondisi kesehatan kalian. Misalnya seperti apakah kalian sedang menderita penyakit tertentu atau tidak. Sebab ada beberapa jenis penyakit yang memang mengharuskan penderitanya mengkonsumsi sedikit garam dan juga ada yang tidak mengharuskan mengkomaumsi garam. Oleh karena itu pada kondisi tersebut konsultasikan dahulu kepada dokter sebelum kalian melakukan ini.

Pengobatan Bagi Penderita Darah Rendah

Mungkin pencegahan dapat kita lakukan akan tetapi jika memang sudah terserang darah rendah, maka pengobatan secara medis harus segera dilakukan. Temui dokter dan berkonsultasi mengenai dosis dan penggunaan obat yang disarankan untuk mengobati darah rendah. Biasanya dokter sering merekomendasikan beberapa obat darah rendah  seperti berikut ini:

Fludrokortison

Obat ini sering digunakan untuk membantu mengatasi darah rendah. Obat ini bekerja dengan mempromosikan retensi natrium oleh ginjal, sehingga dapat menyebabkan retensi cairan yang diperlukan untuk memperbaiki tekanan darah. Tapi retensi natrium ini juga dapat menyebabkan hilangnya potassium.

Jadi saat mengkonsumsi fludrokortison, sangat penting untuk mendapatkan cukup potassium setiap harinya. Fludrokortison tidak memiliki sifat anti-inflamasi kortison atau prednison dan tidak membangun otot seperti steroid anabolik.

Midodrine

Obat darah rendah ini bekerja dengan cara mengaktifkan reseptor pada pembuluh darah arteri dan vena terkecil untuk menghasilkan peningkatan tekanan darah. Hal ini digunakan untuk membantu meningkatkan tekanan darah pada orang dengan hipotensi postural terkait dengan kelainan fungsi sistem syaraf.

Gimana guys dengan penjelasan dari mimin tentang penyakit tekanan darah rendah yang sering dialami banyak orang. Apakah kalian juga mengalami hal yang seperti ini? Kalau iya, sebaiknya kalian langsung menghubungi dokter ya sebelum menjadi sangat parah, OK.