info

Fakta Stretch Marks Dan Cara Mengatasinya

Penampilan merupakan hal yang sangat diperhatikan oleh sejumlah orang terutama wanita, tentu saja. Jika ada sesuatu yang dirasa kurang sedap dipandang mata, maka tidak jarang orang-orang melakukan berbagai cara guna memulihkannya ke bentuk semula atau bahkan ke bentuk yang dianggap “lebih baik” dari aslinya. Salah satunya karena seorang wanita mengalami stretch mark (guratan).

Stretch mark (tanda regangan) adalah guratan kulit berpola memanjang tidak beraturan. Garis-garis tersebut bervariasi panjangnya dari beberapa milimeter sampai belasan centimeter. Sebagaimana diketahui, kulit terdiri dari tiga lapisan utama:

  • Epidermis: lapisan luar kulit yang melindungi bagian dalam tubuh dan terdiri dari lapisan sel datar.
  • Dermis: lapisan pendukung kuat di tengah yang memberikan kekencangan dan fleksibilitas kulit.
  • Subkutis atau hipodermis: lapisan dalam kulit yang terdiri dari jaringan lemak dan ikat.

Stretch mark terjadi ketika lapisan dermis teregang melebihi daya fleksibilitasnya dalam waktu singkat. Akibatnya, dermis pecah sehingga membentuk stretch mark. Stretch mark sebenarnya hanya kerutan kulit, hanya lapisan dermis yang terpengaruh sedangkan lapisan epidermis di atasnya tetap utuh.

Stretch mark dapat hadir di mana saja pada tubuh Anda, tetapi yang paling lazim adalah di tempat-tempat di mana lemak tersimpan atau di bagian kulit yang sering teregang. Tempat yang paling umum adalah perut (terutama dekat pusar), payudara, lengan atas, lengan bawah, punggung, paha, pinggul dan pantat. Selain mengganggu penampilan, stretch mark tidak berisiko kesehatan.

Penyebab

Stretch mark biasanya disebabkan oleh pembesaran tubuh yang membuat kulit meregang. Hormon-hormon tertentu juga berperan dalam pembentukannya. Berikut ini adalah beberapa penyebab umum.

  • Kehamilan: selama kehamilan, dinding perut meregang untuk menampung rahim yang membesar. Stretch mark biasanya mulai terbentuk di trimester kedua kehamilan pada sekitar 50% ibu hamil.
  • Obesitas: kenaikan berat badan menyebabkan penumpukan lemak yang berlebihan sehingga meregangkan kulit.
  • Pubertas: selama pubertas, ada peningkatan simpanan lemak dan luas permukaan tubuh yang disebabkan oleh aktivitas hormon pertumbuhan. Sekitar 70% remaja putri berusia 10-16 tahun terpengaruh, sementara hanya 40% remaja putra berusia 14-20 tahun yang terpengaruh.
  • Sindrom Cushing: penyakit gangguan sekresi hormon adrenalin ini menyebabkan obesitas yang meregangkan kulit.
  • Binaraga: peregangan kulit diakibatkan oleh pembesaran ukuran otot.
  • Edema: edema adalah pengumpulan cairan di ruang antar sel yang dapat terjadi di semua bagian tubuh. Edema karena penyakit ginjal dan hati dapat meregangkan kulit perut.
  • Berat badan: kenaikan atau penurunan berat badan yang cepat.
  • Krim atau lotion kortikosteroid: obat-obatan kortikosteroid yang digunakan untuk mengurangi peradangan di kulit dapat mengurangi jumlah kolagen di kulit. Kolagen adalah sejenis protein di dermis yang diperlukan untuk menjaga kelenturan kulit. Kekurangan kolagen meningkatkan risiko pembentukan stretch mark.
  • Lain-lain: semua kondisi yang menghambat hasil sintesis kolagen di kulit.

Cara alami mengatasi stretch mark

Untuk mengatasi stretch mark, ada baiknya Anda mengkonsumsi vitamin dan mineral yang mampu membuat kulit menjadi elastis. Untuk bahan alaminya, Anda dapat mengkonsumsi sayur, buah dan minum air yang cukup.

Berikut ini beberapa cara alami untuk menghilangkan stretch mark:

  • Lemon, kandungan hydroxide acid glycolic acid yang terdapat dalam buah lemon sangat baik untuk mengatasi stretch mark. Selain itu lemon akan mempercepat proses regenerasi sel-sel kulit baru dan mengangkat sel-sel kulit mati. Caranya, belah/iris buah lemon, lalu oleskan pada kulit yang terkena stretch mark. Lakukan terus hingga stretch mark hilang.
  • Wortel, siapkan wortel secukupnya kemudian parut atau blender. Lalu tempelkan masker wortel yang sudah kita parut tersebut pada bagian tubuh yang terkena stretch mark.
  • Cocoa Butter, merupakan salah satu bahan yang diklaim dapat mengatasi stretch mark secara alami setelah anda melahirkan.
  • Minyak almond, gunakan minyak ini untuk me-massage therapy setiap hari sampai stretch mark Anda hilang.
  • Lidah buaya, tumbuhan yang satu ini memang tak bisa diragukan lagi untuk perawatan kulit, salah satunya adalah untuk mengatasi stretch mark. Caranya, oleskan masker lidah buaya ke area kulit yang terkena stretch mark, cara ini termasuk cara paling aman dan boleh dikerjakan hingga 3 kali dalam setiap harinya.
  • Minyak zaitun, minyak ini dapat melembabkan dan mengurangi bekas stretch mark.

Tips Mencegah Stretch Mark

Untuk mencegah stretch mark hindarilah kegiatan yang mengakibatkan kulit mengalami peregangan dan defisit kolagen seperti:

  1. Tidak minum obat-obatan kulit kortikosteroid dalam jangka panjang.
  2. Kontrol berat badan dan jangan biarkan turun atau naik dratis secara tiba-tiba.
  3. Hindari pertumbuhan otot yang berlebihan karena bisa juga dianggap seperti varises.
  4. Ketika hamil, gunakan stagen di area perut untuk mendukung beban rahim. Upayakan agar peningkatan berat badan terjadi dalam rentang yang dianjurkan dan secara bertahap.

Tips mencegah stretch mark tidak hanya ditujukan pada Anda yang belum memilikinya, tetapi bagi yang sudah pernah mempunyainya, sudah semestinya menjalani perawatan tersebut setelah berhasil melakukan cara menghilangkan stretch mark.