blog

Gigi Terasa Ngilu? Mungkin Inilah Penyebabnya Yang Belum Kamu Ketahui

Pernahkah kamu mendengar ungkapan “Lebih baik sakit hati daripada sakit gigi”?. Ya, pastinya kamu udah gak asing lagi dengan kata-kata tersebut. Ungkapan tersebut bisa diartikan bahwa sakit gigi begitu menyakitkan dan mungkin kita bertanya-tanya kenapa sih bisa sakit dan ngilu. Nah untuk lebih jelasnya lagi, mari kita simak sama-sama yuk artikel di bawah ini.

Penyebab Gigi Ngilu

Sering merasakan ngilu di gigi ketika mengonsumsi minuman panas dan dingin atau ketika mengonsumsi makanan asam dan manis? Jika iya, berarti kamu menderita gigi sensitif. Biasanya rasa ngilu yang timbul terasa sangat tajam, singkat dan seringkali tidak terdiagnosis bahkan terabaikan. Tak mengherankan jika 50 persen penduduk Indonesia mengalami masalah gigi sensitif bahkan tanpa mereka sadari.

Kebanyakan orang berpikir kalau gigi sakit itu selalu disebabkan karena adanya lubang pada gigi. Padahal penyebab gigi ngilu belum tentu itu saja. Penyebab gigi ngilu umumnya diperkirakan sebagai bagian dari rasa sakit akibat peradangan yang terjadi di sekitar area mulut, bisa juga karena gigi yang cenderung sensitif sehingga membutuhkan perawatan khusus untuk mengurangi rasa sakitnya.

Maka dari itu seseorang jangan mengabaikan rasa ngilu pada gigi sebelum kondisinya menjadi lebih parah. Karena kalau dibiarkan, maka sakit gigi bisa memicu infeksi lebih besar lagi yang membahayakan nyawa penderitanya. Di bawah ini penjelasan penyebab gigi terasa ngilu:

  • Menyikat gigi terlalu keras

Tak sedikit orang yang menyikat giginya kencang-kencang dengan harapan agar semua kotoran yang menempel di giginya bisa hilang seketika. Masalahnya, menggosok gigi terlalu keras dapat merusak struktur gigi serta memicu kendurnya gusi yang bertugas menutupi akar gigi. Nah, ketika akar gigi terekspos itulah yang menyebabkan gigi jadi sensitif dan terasa ngilu saat digunakan untuk mengunyah makanan dingin atau panas. Sayangnya, kerusakan ini tak bisa dipulihkan kecuali dengan bantuan dokter.

  • Gigi kotor

Kuman adalah sumber dari segala penyakit dan jika sering mengabaikan faktor kebersihan mulut, maka kondisi gigi ngilu akan datang sewaktu-waktu. Sisa makanan yang belum sempat dibersihkan akan berakibat tekanan pada gusi yang membuatnya terasa ngilu.

  • Infeksi gusi

Gusi bisa kena infeksi bila kuman yang masuk dalam gigi atau gusi berkembangbiak sehingga tubuh tak mampu lagi memerangi jumlahnya yang terlalu banyak. Infeksi inilah yang kemudian menyebabkan rasa sakit atau bengkak serta bau mulut. Jangan remehkan kondisi ini karena infeksi gusi juga bisa memicu bisul bernanah yang semakin memperparah rasa sakitnya. Untuk mengatasinya, biasanya dokter akan membersihkan gusi sekitar gigi yang terinfeksi serta memberikan obat kumur dan antibiotik.

  • Pola makan

Pola makan yang buruk dengan seringnya mengonsumsi makanan panas dan dingin secara langsung juga bisa mengakibatkan gigi mengalami rasa ngilu. Tidak hanya itu, beberapa jenis makanan lain seperti masam serta minuman bersoda dan manis juga memicu munculnya rasa nyeri pada gigi dan gusi. Maka dari itu, sebaiknya kamu menghindari sementara deretan makanan tersebut sampai kamu selesai mendapat perawatan dari dokter gigi.

  • Bleaching / Scaling

Setiap orang tentu ingin memiliki gigi yang putih dan bersih. Berbagai upaya dilakukan untuk mendapatkan gigi yang putih agar kepercayaan diri pun bertambah. Salah satu cara untuk memutihkan gigi adalah dengan melakukan bleaching/scaling. Padahal scaling ini dapat membuat gigi kamu jadi lebih sensitif.

  • Faktor usia

Seiring bertambahnya usia, maka kekuatan gigi juga akan menurun. Lapisan email gigi juga akan memudar ketika kamu bertambah tua. Jadi, permasalahan gigi sensitif ini memang kerap kali dialami oleh orang-orang yang sudah berusia lanjut. Gusi kian melemah dan mengendur sehingga bakteri juga mudah masuk dan berkembang biak. Untuk mengatasinya, tentunya kamu harus rutin check up ke dokter gigi dan gunakan juga produk pembersih gigi yang dikhususkan bagi orang tua.

  • Gigi retak

Terdapat banyak hal yang bisa membuat tekstur gigi jadi retak misalnya usai menggigit makanan yang terlalu keras, cedera atau kebiasaan menggertakkan gigi. Kalau sampai ada gigi yang retak, maka rasa sakit biasanya timbul saat kamu sedang menggigit, mengunyah atau bahkan minum sesuatu yang panas atau dingin. Untuk mengatasinya, kamu perlu bantuan dokter.

  • Tidak menjaga kebersihan gigi dan mulut

Ada banyak alasan yang membuat orang lupa atau malas untuk menggosok gigi 2 kali sehari terutama setelah sarapan pagi dan sebelum tidur. Lama kelamaan kebiasaan ini akan merusak email gigi dan menjadikan gigi lebih sensitif. Di samping itu, ketika kamu tidak menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan benar, kamu akan memiliki risiko gigi berlubang. Perlu kamu ketahui bahwa gigi berlubang juga dapat menyebabkan rasa ngilu dan nyeri yang tidak tertahankan.

  • Mouthwash tidak berkualitas

Sama seperti pasta gigi, beberapa produk obat kumur juga mengandung alkohol dan zat kimia lain yang membuat gigi lebih sensitif. Jika kamu menduga mouthwash yang selama ini dipakai sebagai tersangkanya, maka gunakan mouthwash alami yang sifatnya lebih netral seperti larutan baking soda misalnya.

Nah itulah penyebab gigi terasa ngilu yang wajib kamu ketahui agar kamu bisa waspada, ya sebenarnya hal yang paling penting adalah menjaga kebersihan dan juga kesehatan gigi. Kamu juga bisa mengontrol gigi kamu ke dokter agar mendapatkan informasi yang lebih baik.