blog

Kenali Dan Pahami Tentang Penyakit “Kleptomania”

Pernakah kalian mendengar tentang seseorang yang mencuri hanya untuk memuaskan nafsu mereka? Sebenarnya guys, ini bukanlah suatu perbuatan yang mereka inginkan, melainkan ini adalah suatu penyakit mental yang mereka derita. Nama dari penyakit ini sendiri adalah Kleptomania.

Kleptomania merupakan suatu punyakit mental yang memberi dorongan yang kuat untuk mencuri barang-barang milik orang lain. Akan tetapi, barang yang mereka curi hanyalah barang-barang yang tidak penting bahkan mereka sendiri pun sebenarnya dapat membelinya. Kleptomania jika dijelaskan secara rinci adalah sebuah gangguan kesehatan mental yang sangat serius bahkan dapat menyebabkan rasa emosional yang berlebihan bagi kamu sendiri dan orang lain.

Banyak orang penderita kleptomania menjalani hidup dengan rasa malu yang dirahasiakan karena mereka takut untuk mencari pertolongan pengobatan mental. Meskipun tidak ada pengobatan untuk kleptomania, perawatan dengan pengobatan atau terapi psikologis kemungkinan bisa menolong mengakhiri siklus mengambil/ mencuri kambuhan.

Pertama kalinya penyakit Kleptomania ini ditemukan adalah di Amerika Serikat dan pada akhirnya, ini telah dimyatakan sebagai gangguan mental pada tahun 1960 dalam kasus Negara bagian di California oleh Douglas Jones.

Menurut sebuah survei, para penderita dari kleptomania adalah perempuan, dengan prosentase 62,5 sementara sisanya 37,5 persennya di derita oleh laki-laki, hal ini berdasarkan dari sebuah penelitian yang dilakukan di Stanford University. Pada umumnya,  penderita kleptomania ini berawal dari ketika memasuki masa puber dan ada yang menderita penyakit ini sampai dewasa. Ada beberapa ciri-ciri seseorang tersebut bisa dikatakan sebagai seorang kleptomania, diantaranya :

Ciri-Ciri Dari Penderita Kleptomania.

1. Mereka akan selalu mengambil barang yang sebenarnya gak penting dan biasanya setelah ngambil barang tersebut, barang itu cuma akan disimpan bahkan terkadang ada yang dibiarkan begitu saja.

2. Perasaan gelisah yang begitu kuat karena adanya dorongan dari dalam yang begitu kuat untuk mencuri, tapi setelah berhasil mengambil barang orang lain, mereka akan mejadi kegirangan.

3. Sebenarnya para penderita kleptomania mampu untuk membeli apa yang mereka curi tapi mungkin kalau nyuri mungkin sensanyi lebih dapet kali ya, hehe….

4. Biasanya penderita akan melakukan hal tersebut secara spontan dan tanpa perencanaan terlebih dahulu. Jadinya penderita akan lebih cepat ketahuan jika sedang melakukan aksinya. Ekspresi saat mereka melakukan aksinya cukup tegang dan setelah selesai melakukan aksinya, mereka akan merasa senang.

5. Si penderita tidak akan merasa bersalah setelah mengambil barang tersebut, bahkan ia berani mengenakannya didepan sang pemilik.

Diagnosis Kleptoman

Sebaiknya kalau kalian memang mengalami gejala-gejala dari kleptomania sangat disarankan agar segera berkonsultasi dengan dokter sebaliknya jika kalian melihat teman atau kerabat ada yang menderita penyakit ini maka bujuklah mereka untuk ke dokter.

Perlu untuk diketahui bahwa kondisi ini sebaiknya diobati sebelum terlambat. Karena kalau kalian lagi apes kalian akan ditangkap dengan tuduhan melakukan kriminalitas. Kalau ketangkap sama polisi sih mending, nah kalau kamu dikeroyok massa gimana? Duh pasti gak mau kan, Makanya sakitnya diobatin ya guys.

Bukan hanya kamu dan keluargamu yang harus menanggung rasa malu, bahkan mungkin orang yang ada disekitarmu juga akan menjauhimu karena gak banyak yang tahu arti dari kleptomania dan risiko dicap sebagai pencuri akan kamu bawa selamanya. Jangan sampai deh….

Dalam mendiagnosis kleptomania, dokter akan menarik kesimpulan berdasarkan keterangan yang disampaikan langsung oleh pasien atau melalui kuisioner yang harus mereka isi. Seseorang bisa dinyatakan positif sebagai penderita kleptomania apabila tidak bisa menahan dorongan untuk mencuri barang-barang yang sebenarnya tidak memiliki nilai ekonomi atau tidak untuk dipakai yang ditunjang dengan perasaan senang atau puas saat melakukannya.

Bukan hanya itu, tindakan yang mereka lakukan juga bukan didasari oleh halusinasi atau rasa dendam terhadap seseorang. Karena itu penting bagi dokter untuk memastikan bahwa tindakan pasien tidak terkait dengan kondisi selain kleptomania, misalnya gangguan kepribadian antisosial atau gangguan bipolar. Dokter juga mungkin akan melakukan pemeriksaan fisik. Hal ini juga untuk memastikan ada tidaknya penyakit medis yang mendasari gejala dan tanda yang muncul pada pasien.

Gejala Gejala kleptomania meliputi :

*Hasrat yang sangat kuat untuk mengambil/mencuri barang yang tidak kamu butuhkan

*Merasa tekanan meningkat yang pada akhirnya menyebabkan pencurian

*Merasa senang atau puas saat mencuri/mengambil sesuatu

*Merasa bersalah atau malu setelah melakukan pencurian

*Hasrat yang sangat kuat

Tidak seperti pencuri barang di toko, orang dengan penyakit kleptomania tidak secara kompulsif mencuri untuk memperoleh keuntungan pribadi, tidak juga mencuri untuk balas dendam. Mereka mencuri hanya karena keinginan/hasrat yang sangat kuat yang tidak bisa ditahan oleh diri mereka sendiri. Dorongan ini membuat mereka sangat resah/tidak nyaman, tegang atau tegang.

Untuk menenangkan perasaan ini akhirnya mereka akan mencuri apapun yang ada didekat mereka. Setelah selesai melakuka pencurian, mereka akan merasa lega dan merasakan kepuasaan yang telah terpenuhi. Meskipun setelahnya, mereka akan merasakan rasa bersalah, penyesalan, membenci diri mereka sendiri dan takut kalau mereka sampai ditangkap dan dimasukkan ke penjara. Akan tetapi saat dorongan untuk mencuri datang lagi, siklus kleptomania akan terrulang dengan sendirinya dan tanpa mereka sadari akhirnya mereka mencuri lagi.

Terjadi secara spontan dan di tempat umum

Peristiwa kleptomania umumnya terjadi secara spontan dan tanpa perencanaan terlebih dahulu. Kebanyakan orang penderita kleptomania mencuri dari tempat-tempat umum, misalnya toko-toko dan supermarket. Beberapa mencuri dari teman –teman atau kenalan, misalnya saat ada pesta.

Sering terjadi, barang yang dicuri tdak memiliki kegunaan bagi si penderita kleptomania. Barang yang dicuri biasanya disimpan saja dan tidak pernah digunakan. Barang-barang curian juga bisa disumbangkan, diberikan kepada keluarga atau teman-teman atau bahkan secara diam-diam dikembalikan ke tempat dimana barang tersebut dicuri.

Penyebab Dari Kleptomania

Penyebab pastinya sih gak banyak yang tahu, karena masih sangat sulit untuk di jelaskan. Akan tetapi ada beberapa teori yang menyebutkan bahwa perubahan di dalam otak mungkin yang menjadi akar masalahnya. Teori tersebut menghubungkan kleptomania dengan gangguan pada neurotransmiter otak, yaitu serotonin.

Serotonin dapat berfungsi untuk mengatur perubahan mood dan emosi dan kadar serotonin yang rendah bisa saja mengakibatkan seseorang memiliki kelainan perilaku impulsif atau bertindak secara tiba-tiba karena terlalu menuruti perasaan.

Kleptomania juga bisa dihubungkan dengan gangguan adiktif dan mencuri bisa saja memicu pelepasan dopamin (neurotransmitter lainnya). Dopamin sendiri dapat menghasilkan perasaan senang dan puas yang dapat membuat beberapa orang berupaya dalam mendapatkan perasaan ini berulang kali, kalau diibaratkan sih kasus ini mirip dengan pecandu kopi atau alkohol.

Riset lain menemukan bahwa kleptomania juga dapat terjadi setelah seseorang mengalami cedera kepala yang begitu hebat. Walau begitu, masih dibutuhkan riset yang lebih lanjut untuk memastikan apa yang sebenarnya jadi penyebab kleptomania. Jadi intinya masih belum dapat dipasitikan apa penyebab sebenarnya.

Faktor Pemicu Kleptomania

*Riwayat keluarga.

Jika dalam sebuah keluarga orang tua atau saudara, ada yang menderita kleptomania atau obsessive-compulsive disorder (OCD), maka kemungkinan besar kalian akan mendapatkan penyakit itu..

*Jenis kelamin.

Pria lebih jarang dalam menderita kleptomania jika dibandingkan dengan wanita. Diperkirakan ada sekitar dua-pertiga penderita kleptomanianya adalah seorang wanita.

*Memiliki gangguan mental lain.

Seorang penderita kleptomania seringkali mengidap gangguan mental lain juga, seperti bipolar disorder, gangguan kecemasan, kelainan perilaku makan, kecanduan narkoba bahkan gangguan kepribadian.

*Cedera pada kepala atau otak.

Perilaku kleptomania mungkin akan berkembang setelah seseorang mengalami kecelakaan.

Hubungan Kleptomania dengan Pencuri Toko

Kleptomania telah dianggap sebagai penyakit yang tidak umum. Namun, karena kebanyakan para penderita kleptomania tidak pernah mencari bantuan saat mereka ditangkap dan mereka langsung ditahan saat dipergoki mencuri, akibatnya banyak kasus kleptomania tidak pernah ditangani atau didiagnosis dengan benar. Menurut situs kesehatan Mayo Clinic, diperkirakan bahwa ada sekitar 5 persen pencuri yang mencuri di toko adalah penderita kleptomania.

Komplikasi

Jika ini dibiarkan terus menerus tanpa adanya pengobatan maka bisa dipastikan ini dapat menghasilkan masalah yang lebih parah pada tingkat emosi, hukum dan tentunya masalah keuangan. Contohnya, banyak orang dengan yang mengidap kleptomania ditahan karena ketahuan mencuri di toko belanja.

Kalian pasti tahu kan apapun alasannya mencuri tetaplah mencuri dan itu memang salah, tapi karena kalian tidak dapat menahan gejolak untuk mencuri akhirnya kalian melakuakan hal yang dapat membuat diri kalian malu.

Penyakit Kleptomania yang dibiarkan terlalu lama bisa menyebabkan hal-hal berikut : Penangkapan yang berakhir dengan masuk penjara, depresi, penggunaan alkohol dan pemakaian zat-zat tertentu, penyimpangan pola makan, kegelisahan saat berbelanja dan berjudi secara kambuhan, melakukan tindakan yang berkaitan dengan bunuh diri dan bahkan dikucilkan dari lingkungan sekitar.

Kapan Harus ke Dokter ?

Jika kamu tdak bisa berhenti dan selalu ingin mencuri, maka kamu harus segera mencari bantuan medis. Banyak orang yang mungkin memiliki kleptomania tidak mau mencari pengobatan karena mereka takut akan ditangkap atau dipenjara. Penyedia jasa layanan pengobatan mental tidak akan mengadukan pencurian kepada pihak berwenang. Namun, mendapatkan perawatan akan membantu kalian dalam mengendalikan kleptomania yang kalian derita.

Bantuan bagi Penderita Kleptomania

Beberapa penderita kleptomania akan merasa bahwa obat-obat antidepresan bisa membantu mereka dalam menghilangkan dorongan yang kuat untuk mencuri. Namun, penggunaan obat apapun harus sesuai petunjuk dan resep dokter, jika berlebihan maka akan sangat berbahaya. Yang lain merasa bahwa terapi psikis atau kejiwaan dapat membantu mengontrol perilaku mereka. Untuk mencari metode pengobatan yang tepat, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter.

Untuk obat-obatan, salah satu yang mungkin akan diresepkan oleh dokter adalah selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI). Dokter juga mungkin akan memberikan obat opioid antagonist. Sama seperti terapi kognitif, pemberian obat ini bertujuan untuk menurunkan dorongan dan rasa senang yang timbul dari diri penderita kleptomania untuk mencuri. Tidak menutup kemungkinan dokter memberikan obat lain. Misalnya, bilamana dokter mencurigai bahwa kleptomania dipicu oleh gangguan psikologis lainnya, misalnya OCD Obsessive-Compulsive Disorder) atau depresi.

Karena penyebab kleptomania belum bisa dipastikan dan belum jelas pula tindakan pencegahannya. Namun dengan mencari bantuan dan pengobatan segera setelah perilaku mencuri dimulai mungkin akan membantu perilaku kleptomania agar tidak bertambah parah. Jika perilaku kleptomania dibiarkan semakin lama, bukan mustahil kondisi penyakit ini menjadi kronis dan sangat sulit untuk ditanggulangi.

Apa Yang Harus Dilakukan Jika Orang Yang Disayang mengalami kleptomania?

Jika kamu mencurigai teman dekat atau anggota keluarga yang mungkin menderita kleptomania, kamu harus menggunakan perhatian lebih atau secara lembut, agar kamu bisa memastikan sendiri apakah dia memang menderita kleptomania atau tidak. Terus selalu mengingatkannya bahwa kleptomania adalah masalah kesehatan mental dan bukanlah kekurangan karakter seseorang, Tetaplah selalu bersamanya dan jangan selalu menyalahkan ataupun menuduhnya.

Ini akan sangat membantu apalagi jika kalian lebih menekankan poin-poin berikut :

Kalian memberikan perhatian yang ekstra karena kalian khawatir akan kesehatan dan kesejahteraan orang yang kalian sangat sayang. Jika kalian kambuh bisa saja kalian akan ditangkap, kehilangan pekerjaan atau malah menghancurkan hubungan baik dengan orang lain.

Pengobatan efektif yang tersedia dapat meminimalisir keinginan mencuri dan ini juga dapat menolong hidup orang yang kamu sayangi menjadi lebih baik. Jika kamu membutuhkan persiapan diri untuk memulai membicarakan  tentang kleptomania ini maka cobalah untuk berbicara dengan dokter. Dokter akan merekomendasikan kepadamu penyedia layanan kesehatan mental yang bisa menolong membuat rencana cara meningkatkan perhatian tanpa membuat orang yang kitacintai merasa terpojok atau ketakutan.

Gaya Hidup & Perawatan di Rumah

Mungkin memang kelihatannya agak sulit untuk nyembuhin kleptomania pada diri sendiri, tapi kalian tetap bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini untuk merawat diri dengan menerapkan pengobatan yang sehat, disaat yang bersamaam mereka juga akan mendapatkan pengobatan yang profesional :

*Bertahan pada rencana pengobatan.

*Konsumsi obat-obatan seperti yang telah dijadwalkan oleh sesi terapi.

Ingatlah ketika mereka melakukan hal ini, bisa saja mereka akan merasa berat untuk menjalaninya dan juga bisa saja mereka ingin mundur saat melakukan pengobatan. Belajarlah lebih banyak tentang kleptomania jadi kalian akan dapat lebih memahami tentang faktor resiko, pengobatan dan hal-hal yang dapat memicu kleptomania.

Temukan apa yang dapat memicu kleptomania.

Mengetahui situasi, pikiran dan perasaan yang bisa memicu hasrat untuk mencuri jadi kamu bisa melakukan langkah-langkah dalam pencegahan. Cari pengobatan untuk penyimpaangan pengunaan zat-zat berbahaya dan msalah kesehatan mental. Kecanduan, depresi, kegelisahan, tekanan mental bisa mempengaruhi satu sama lain dan akhirnya akan membuat kalian terjebak dalam siklus mental yang tidak sehat.

Cari jalan keluar.

Coba gali lebih dalam tentang cara-cara untuk mengalihkan hasrat mencuri dan mengambil barang di toko belanja melalui olahraga dan aktifitas rekreasi. Belajar teknik relaksasi dan pengaturan stres. Cobalah teknik-teknik pengurang stres seperti meditasi, yoga atau Tai Chi. Fokus pada tujuan akan membantu proses kleptomania meskipun akan memakan waktu yang lama.

Tetapkan motivasi diri sendiri dengan terus mengingat tujuanmu dan terus mengingatkan diri sendiri bahwa kamu pasti bisa dalam memperbaiki kehancuran hubugan dan masalah keuangan bahkan masalah hukum yang kalian alami.  Selalu memberikan dukungan kepada orang yang kalian sayangi agar mereka tetap memiliki semangat, pastikan kamu paham tentang rincian perawatan yang dijalani agar kesuksesannya dapat terjamin.

Hal ini aksn sangat membantu untuk datang pada sekali atau lebih ke sesi terapi bersama dengan orang yang kamu sayangi.  Jadi sebaiknya kamu harus mengenali faktor-faktor yang bisa memicu hasrat mencuri terlebih dahulu agar kamu bisa mengetahui cara yang paling efektif untuk mengatasinya.

Kalian juga bisa mendapatan keuntungan lebih dengan langsung berdiskusi kepada ahli terapi sendiri. Pemulihan dari penyimpangan pengendalian hasrat kambuhan itu memang menantang, membutuhkan waktu yang lama-bagi keduanya baik orang dengan kleptomania dan orang terdekatnya. Pastikan kamu juga menjaga dan selalu memenuhi kebutuhan diri dengan tidak terlalu stres dan kalian bisa melakukannya dengan melakukan olahraga, meditasi atau menghabiskan waktu dengan teman-teman.

Grup penolong

Melakukan penyembuhan diri dengan orang-orang yang menderira kleptomania bisa mendapatkan keuntungan dengan berpatisipasi dalam grup penolong berdasarkan 12 langkah yang ada dalam program. Bahkan jika kamu tidak bisa menemukan grup spesifik untuk kleptomania, beberapa penelitian mengindikasikan beberapa keuntungan yang didapatkan dengan hadir pada pertemuan pecandu alkohol atau pertemuan kecanduan lainnya.

Grup-grup itu belum tentu cocok dengan selera semua orang, jadi kalian juga bisa tanyakan jasa pengobatan kesehatan mental dengan cara-cara yang alternatif. Pencegahan untuk  penyebab kleptomania masih belum jelas, tidak diketahu dengan jelas bagaimana mencegah kleptomania dengan jalan tertentu. Mendapatkan pengobatan secepatnya saat keinginan mencuri kambuhan mulai terjadi, bisa membantu mencegah kleptomania menjadi lebih buruk, kondisinya menjadi kronis yang nantinya akan sulit untuk disembuhkan.

Kesimpulan:

Penyakit kleptomania mungkin tampaknya bukan penyakit yang mematikan, akan tetapi efek yang ditimbulkan bisa menjadi sangat berbahaya. Ini dikarenakan kalian akan selalu mempunyai niat untuk mencuri. Cobalah untuk melakukan pengobatan seperti yang telah dijelaskan diatas.

Yah, itulah penjelasan tentang penyakit Kleptomania yang benar- benar dapat merugikan. Walaupun tidak seperti penyakit kronis lainnya tapi tetap saja ini dapat merugikan diri kalian sendir. Jadi jika kalian mempunyai penyakit ini segerah konsultasikan kepada dokter, agar kalian lebih cepat mendapatkan pengobatan,