blog

Mengenal Lebih Dalam Tentang Tidur

Seperti yang kita tahu kalau tidur adalah hal yang sudah lumrah dilakukan, bahkan juga sudah menjadi kegiatan sehari-hari juga. Sewaktu kita kecil pasti ada kalanya orang tua kita menyuruh kita untuk tidur siang. Katanya sih, biar kita sehat dan cepat besar.

Akan tetapi, semenjak kita mulai dewasa kita tidak pernah melakukan lagi yang namanya tidur siang. Tidur malam pun juga sudah mulai tidak teratur. Ada yang demi nonton drama Korea sampe gak tidur tapi ada juga karena memang tuntutan pekerjaan. Apakah kalian tahu kalau tidur yang tidak teratur dapat merusak kesehatan kalian? Nah, untuk mengetahui tidur yang baik kalian bisa baca artikel mimin ini ya.

Pengertian Dari Tidur

Tidur adalah keadaan istirahat alami pada berbagai binatang menyusui, burung dan binatang tidak bertulang belakang seperti lalat buah Drosophila. Pada manusia dan banyak spesies lainnya, tidur sangat penting untuk kesehatan.

Tanda tanda kehidupan seperti kesadaran dan frekuensi pernapasan akan mengalami perubahan. Dalam tidur normal biasanya fungsi dari saraf motorik juga saraf sensorik untuk kegiatan yang memerlukan koordinasi dengan sistem saraf pusat akan diblok, sehingga pada saat tidur cenderung kita tidak bergerak dan daya tanggap pun berkurang

Fase peralihan dari sadar ke tidur disebut sebagai pradormitium dan fase peralihan dari tidur kembali ke sadar disebut sebagai postdormitium. Di dalam ilmu kedokteran ilmu yang mempelajari gangguan tidur disebut sebagai somnologie.

Gangguan Yang Berhubungan Dengan Tidur

Didalam keadaan tidur terkadang seseorang bisa merasakan keadaan diluar kesadaran mereka seperti mengigau, tidur sambil berjalan dan lain sebagainya, Berikut adalah gangguan-gangguan tidur.

insomnia Gangguan tidur yang pertama adalah insomnia masalah tidur ini pasti sudah sering kalian dengar kan, sudah banyak media yang membahas jenis susah tidur ini sedangkan insomnia sendiri adalah sebuah kelainan tidur yang dialami oleh seseorang yang mana sulit sekali untuk tidur dan ketika terjaga di malam hari susah untuk mengulang tidur sekalipun mempunyai kesempatan untuk tidur kembali.

Parasomnia  Gangguan tidur yang kedua adalah parasomnia, masalah tidur ini lebih sering di alami oleh anak-anak sebanyak 10% di bandingkan oleh orang dewasa sebanyak 1% saja. Sedangkan penjelasan parasomnia ialah sebuah gangguan tidur yang menyerang seseorang dengan cara melibatkan kegiatan fisik contonhnya adalah berjalan sambil tertidur. Umumnya parasomnia terjadi karena sebuah trauma ingatan di masa lalu yang terjadi pada seseorang.

Narkolepsi  Gangguan tidur yang selanjutnya adalah narkolepsi, apa itu narkolepsi? Narkolepsi adalah gangguan tidur yang sangat aneh yang berupa serangan tidur mendadak dan orang yang terkena narkolepsi akan sulit sekali mempertahankan kesadaran dan sulit terjaga. Masalah tidur ini terjadi karena REM (rapid eye movement) yang biasanya menjadikan seseorang tertidur dan bermimpi justru menyerang saat orang tersebut dalam keadaan sadar. Biasanya penderita narkolepsi pada waktu malam hari justru akan sulit sekali tidur.

Teror malam (nightmare/night terror)  Bisa dibilang teror malam adalah gangguan tidur yang sangat menakutkan di antara yang lain sebab penderita yang terkena nightmare pada sepertiga malam akan mendadak terbangun dari tidurnya dan disertai dengan teriakan, tangisan dan ketakutan yang berlebih. Umumnya nightmare akan terjadi saat penderita mengalami mimpi buruk yang sangat mempengaruhi jiwanya.

Mendengkur Gangguan tidur yang kelima adalah mendengkur yang sangat keras dan sangat mengganggu. Kalian pikir mendengkur bukan sebuah gangguan tidur? Mendengkur adalah salah satu masalah tidur yang terjadi karena getaran jaringan pada saluran udara atas. Masalah tidur ini secara umum muncul karena sebuah gejala sindrom obstruletif apnea cara mengatasi gangguan tidur ini bisa anda lakukan dengan cara tidur miring dan hindari tidur telentang.

Hipersomnia  Jika insomnia merupakan gejala sulit tidur, hipersomnia adalah kebalikannya: kebanyakan tidur. Penderita hipersomnia biasanya memiliki waktu tidur yang lebih lama dari orang lain, bahkan sering tidur di siang hari.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti gangguan pada sistem saraf atau pada sistem metabolisme tubuh, namun penyebab pastinya belum diketahui secara pasti.

Tidur Berjalan (Sleepwalking) Setidaknya ada 15 persen orang dewasa yang mengalami masalah tidur berjalan. Angkanya lebih tinggi daripada anak-anak. Tidak ada yang tahu alasan mengalami tidur berjalan, tetapi stres dan susah tidur diperkirakan menjadi faktor utama. Genetika juga bisa menjadi faktor penyebab. Saudara sedarah orang yang bermasalah dengan tidur berjalan 10 kali lebih mungkin untuk melakukan hal yang sama dibanding populasi umum.

Orang yang tidur berjalan tidak membahayakan, namun tidur sambil berjalan sendiri bisa berbahaya. Terjatuh dan tersengat listrik adalah dua bahaya terbesar bagi orang dengan kondisi tidur berjalan.

Sindrom Kepala Meledak (Exploding Head Syndrome)  Gangguan ini bukan benar-benar terjadi ledakan pada kepala, melainkan kejutan suara keras yang hanya didengar oleh penderitanya selama awal tidur nyenyak.

Suara yang didengar bisa bervariasi, mulai dari simbal jatuh hingga suara ledakan seperti bom. Untuk orang yang mengalami masalah ini, ledakan seakan berasal tepat di samping kepala atau di dalam tengkorak kepalanya. Tidak ada rasa sakit atau bahaya yang dialami penderitanya. Dokter tidak tahu apa yang menyebabkan sindrom ini, namun tidak ada indikasi terkait penyakit serius.

Halusinasi Mengantuk  Halusinasi mengantuk atau halusinasi hypnagogic terjadi selama transisi dari terjaga tidur (begitu kepala menyentuh bantal). Halusinasi ini terjadi selama proses bangun. Orang-orang melaporkan mendengar suara-suara, merasakan sensasi hantu dan orang-orang melihat atau benda aneh di kamar mereka. Serangga atau binatang merayap di dinding adalah visi umum, kata Neil Kline, seorang dokter tidur dan wakil dari ASA.

Tidur yang berhubungan dengan halusinasi paling umum terjadi pada orang dengan narkolepsi. Jadi penglihatan fantasi yang sesekali ini tidak perlu dikhawatirkan. Apabila halusinasi disertai dengan kantuk di siang hari dan hilangnya kendali otot saat gembira atau terkejut.

Apa Yang Terjadi Kalau Kurang Tidur?

Selain dari gangguan yang tidur yang diatas, ternyata kurang tidur juga bisa menyebabkan beberapa hal seperti:

Gairah Seksual Menurun

Gairah seksual ternyata juga dapat dipengaruhi pula oleh cukupnya waktu tidur. Kekurangan tidur dapat memicu berkurangnya produksi hormon testosteron, yang berhubungan dengan gairah seksual pada pria.

Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan pada Journal of American Medical Association, setelah satu minggu kekurangan tidur (kurang dari 5 jam), seorang pria akan memproduksi testosteron 15% lebih sedikit dari jumlah normalnya. Hal ini menyebabkan gairah seksual pada pria berkurang.

Memicu Penyakit Serius

Beberapa penyakit yang secara tidak langsung dapat dipicu oleh kekurangan tidur setiap harinya antara lain serangan jantung koroner, penyakit kanker dan stroke.

Orang yang sering mengalami insomnia biasanya sering mengonsumsi kafein untuk melawan kantuk, yang dapat mempercepat detak jantung dari kecepatan detak normal. Hal ini lama-kelamaan memiliki efek kurang baik bagi jantung.

Selain itu, biasanya di malam hari akan lebih sering untuk memakan kudapan berminyak atau dengan kadar gula tinggi, sehingga berujung kelebihan cadangan makanan dalam tubuh yang dapat memicu penyakit serius lainnya.

Kesuburan Terganggu

Untuk pasangan yang tengah menanti kehadiran buah hati namun tak kunjung tiba, mungkin hal tersebut merupakan akibat kurang tidur yang dapat menurunkan kesuburan.

Saat tertidur, banyak fungsi-fungsi tubuh yang tetap aktif, seperti sistem endokrin, yang mengatur kesuburan dengan memicu ovulasi pada wanita dan produksi sperma pada pria.

Kekurangan tidur dapat menyebabkan kurangnya hormon leptin, prolaktin, esterogen, progesteron, LH (luteinizing hormone) dan FSH (follicle stimulating hormone) yang sangat penting bagi kesuburan. Leptin, contohnya, hanya diproduksi saat manusia tertidur pada tengah malam hingga pukul 4 pagi.

Apakah Manfaat Dari Tidur?

Seseorang dengan tidur yang cukup sudah bisa dipastikan mereka akan memiliki tibuh yang lebih sehat. Beberapa hal yang akan terjadi jika cukup tidur adalah:

  • Meningkatkan Kapasitas Memori

Hal yang perlu kalian ketahui saat tidur adalah bahwa kalian akan mengalami proses konsolidasi yaitu mempraktekkan yang telah kita pelajarai. Di samping itu dengan memiliki tidur yang cukup otak kita akan lebih efektif untuk mengingat apa yang telah kita pelajari, sehingga daya ingat otak kita akan menjadi baik. Dan yang paling penting ketika kalian tidak beristirahat, otak kalian tidak akan bisa refresh sehingga hasil yang kalian dapat juga tidak memuaskan, dengan kata lain apapun yang kita lakukan akan menjadi lebih baik jika kita kerjakan setelah tidur.

  • Memperpanjang Hidup Kita Di Dunia

Memang umur kita sudah ditentukan oleh yang Maha Kuasa, namun kita masih bisa menjaganya dan paling tidak menghindari kematian lebih dini. Karena dengan tidur yang cukup organisasi dalam tubuh kita kan berjalan lancar tanpa gangguan, selain itu kita juga terhindar dari berbagai penyakit. Hal ini juga didukung dekngan adanya penelitian, yang mengungkap bahwa angka kematian orang yang tidur kurang dari 5 jam per harinya lebih besar daripada orang yang waktu tidurnya cukup antara 6-8 jam per hari.

  • Membuat kualitas Hidup Lebih Baik

Tidak bisa dipungkiri lagi orang yang tidurnya berkualitas dan cukup memiliki hidup yang baik dan terkonsep, mereka tidak akan pernah kewalahan dan tidak pernah terlihat stress. Apapun yang mereka kerjakan dan lakukan akan tampak berkualitas dan enak di lihat. Berbeda dengan orang yang sering begadang atau kurang tidur, maka hidup mereka tidak akan berkualitas, sulit mencapai tujuan dan selalu mendapat tekanan dari dalam maupun luar.

  • Mencegah Peradangan

Peradangan adalah kondisi yang terkait dengan penyakit-penyakit kronis, seperti jantung, stroke, diabetes dan penuaan lebih dini. Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa di dalam tubuh orang yang kurang tidur memiliki kandungan protein inflamasi tinggi dari pada orang yang tidurnya cukup.

  • Meningkatkan Kreatifitas

Kreatifitas kita akan muncul ketika dalam otak kita tidak ada pikiran negatif atau tekanan dari manapun, dengan tidur kita akan membantu otak kita untuk merefresh ulang serta menghilangkan tekanan-tekanan yang ada dalam hidup kita. sehingga apabila kita cukup dalam tidur kreatifitas kita akn terus bertambah, kita akan menemukan inovasi-inovasi baru dalam hidup .

Nah, seperti itulah penjelasan kita tentang tidur yang pastinya harus kalian tahu. Jadi setelah membaca artikel ini harus mempunyai tidur yang cukup ya.