healthy

Penyebab Dan Cara Mengobati Penyakit Fibroadenoma

Kanker payudara kerap kali terjadi pada wanita yang usia nya di 30 tahun. Kanker payudaraa pada umum nya terjadi akibat pola makan yang tidak sehat dan istirahat yang tidak teratur. Kanker payudara bisa mengakibtakan nyawa melayang kalau tidak segera di tangani. Namun tahukah kamu, ternyata penyakit di payudara bukan hanya di akibatkan oleh kanker saja. Tetapi ada jenis penyakit lainnya yakni fidroadenoma. Apa itu fidroadenoma?

Fibroadenoma adalah tumor jinak yang muncul pada payudara Kamu. Tidak semua benjolan yang muncul pada payudara Kamu merupakan fibroadenoma. Orang sering keliru antara fibroadenoma dengan tumor kanker payudara. Perbedaan antara kedua jenis ini adalah bahwa fibroadenoma tidak menjadi lebih besar seiring waktu, dan tidak pula menyebar ke organ lain seperti kanker payudara. Fibroadenoma hanya tetap berada dalam jaringan payudara. Kamu bisa merasakan tumor ketika Kamu melakukan pemeriksaan payudara. Jika Kamu merasa ada suatu benjolan seperti bola karet dengan bentuk yang teraba dengan jelas pada payudara Kamu, Kamu harus mendapatkan didiagnosis untuk fibroadenoma.

Seberapa umumkah fibroadenoma?

Fibroadenoma umum terjadi pada wanita muda, sering kali sering muncul pada gadis remaja dan wanita di bawah usia 30 tahun tetapi juga dapat terjadi pasien pada usia berapa pun. Kondisi ini dapat dikelola dengan mengurangi faktor risiko kamu. Silakan diskusikan dengan dokter kamu untuk informasi lebih lanjut.

Jenis Fibroadenoma

Secara histologi fibroadenoma dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

  • Intranacanalicular fibroadenoma yaitu fibroadenoma yang terletak di payudara yang secara tidak teratur terbentuk dari pemecahan antara stroma fibrosa yang mengandung serat jaringan epitel.
  • Pericanalicular fibroadenoma merupakan fibroadenoma yang terdapat pada payudara yang bentuknya menyerupai kelenjar atau kista dan dilingkari oleh jaringan epitel pada satu atau banyak lapisan.

Bahaya Fibroadenoma

Fibroadenoma biasanya tidak bersifat kanker. Namun, jenis fibroadenoma yang kompleks dan tidak segera mendapatkan penanganan medis bisa meningkatkan resiko untuk mengalami kanker payudara. Yang dimaksud fibroadenoma kompleks adalah fibroadenoma yang mengandung kista abnormal serta jaringannya tidak tembus oleh cahaya. Biasanya, dokter akan mengetahui kondisi fibroadenoma kompleks tersebut melalui pemeriksaan biopsi.

Gejala Fibroadenoma

Jika kamu memiliki benjolan pada payudara kamu, maka bisa jadi benjolan tersebut adalah fibroadenoma. Untuk lebih pastinya, berikut ini adalah beberapa gejala yang dirasakan oleh seseorang yang memiliki fibroadenoma:

  • Benjolan di payudara tidak terasa sakit ketika disentuh atau ditekan.
  • Bentuknya bundar dengan tepi tumor yang jelas.
  • Ketika disentuh, benjolan tersebut akan mudah bergerak.
  • Benjolan tersebut bisa kenyal atau agak keras.

Banyak yang berpendapat bahwa fibroadenoma tidak dapat dicegah. Namun, kita bisa mencegahnya dengan menghindari faktor-faktor penyebab fibroadenoma. Kita bisa melakukan beberapa upaya untuk mencegah munculnya fibroadenoma. Meskipun fibroadenoma bersifat bukan kanker, namun kebanyakan wanita seringkali merasa terganggu dengan adanya fibroadenoma di payudara mereka. Fibroadenoma biasanya akan muncul karena hormon estrogen di dalam tubuh mengalami peningkatan. Untuk mencegah fibroadenoma tentu kita bisa melakukan beberapa metode untuk menyeimbangkan kondisi hormon, yaitu dengan cara berikut ini:

  1. Menerapkan Pola Hidup Sehat

Di dalam tubuh yang sehat tentu kinerja hormon di dalamnya juga akan berjalan normal. Untuk mencegah fibroadenoma Kamu bisa menerapkan pola hidup sehat. Rutinlah melakukan olah raga. Selain itu, perhatikan pola asupan makanan Kamu. Hindari berbagai jenis makanan yang kaya akan kandungan lemak. Konsumsilah makanan yang kaya akan kandungan serat, minyak ikan, vitamin C, dan juga vitamin E. Cukupilah kebutuhan nutrisi harian Kamu dengan memperhatikan asupan makanan, tentunya yang mengandung nutrisi lengkap seperti karbihidrat, protein, lemak baik, dan juga vitamin. Jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan istirahat Kamu dengan tidur setidaknya 6 sampai 8 jam per hari.

  1. Hindari stres

Salah satu penyebab fibroadenoma adalah stres. Untuk itu, hindarilah stres atau kelola stres Kamu dengan baik. Jangan sampai stres mengganggu psikologis Kamu. Lakukanlah relaksasi atau berliburlah sesekali dalam setiap bulan agar stres dapat dihindari.

  1. Lakukanlah Pemeriksaan

Perhatikanlah gejala-gejala ataupun tkamu-tkamu fibroadenoma secara rinci. Jika Kamu memiliki tkamu atau gejala yang dimaksud maka sebaiknya Kamu segera melakukan pemeriksaan medis. Hal tersebut merupakan metode paling efektif untuk melakukan diagnosis berdasarkan tkamu-tkamu yang ditemukan. Selain itu, pemeriksaan sejak dini juga akan membantu dokter untuk menentukan apakah benjolan di payudara Kamu adalah fibroadenoma ataukah sel-sel kanker yang mengalami perkembangan.

Diagnosis Fibroadenoma

Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan juga melihat tanda-tanda yang diderita oleh pasien. Selain itu, dokter juga akan menyarankan pasien untuk melakukan beberapa tes, tentu saja tes tersebut dipertimbangkan berdasarkan usia dan juga karakteristik dari benjolan yang dimiliki oleh pasien. Adapun beberapa tes yang dimaksud adalah:

1. Ultrasonografi payudara

Akan disarankan kepada wanita yang berusia di bawah 40 tahun. Metode ultrasonografi dipilih pada wanita yang berusia di bawah 40 tahun karena pada usia tersebut jaringan payudara pada wanita lebih padat sehingga uji ultrasonografi dianggap mampu memberikan hasil yang lebih kredibel. Dari uji ultrasonografi tersebut dokter dapat memberikan diagnosis, apakah benjolan yang ada pada payudara merupakan fibroadenoma atau bukan.

2. Mammografi

Merupakan metode pemeriksaan yang dilakukan dengan memanfaatkan sinar X. Metode ini lebih efektif dan paling sering digunakan pada wanita yang berusia di atas 40 tahun.

3. Biopsi

Metode terakhir yang akan dilakukan oleh dokter jika metode ultrasonografi dan mammografi dianggap tidak menunjukkan hasil yang pasti. Metode ini dilakukan dengan cara mengambil sampel jaringan pada benjolan yang ada di payudara kemudian memeriksa sampel jaringan tersebut di laboratorium.

Pengobatan Fibroadenoma

Untuk mengobati fibroadenoma sebenarnya kita hanya perlu mengikuti petunjuk dari dokter. Jika benjolan fibroadenoma dianggap tidak begitu membahayakan maka biasanya dokter akan melakukan pengobatan dengan cara yang cukup sederhana. Namun, apabila dokter menganggap benjolan fibroadenoma bersifat abnormal berdasarkan tes yang telah dilakukan maka dokter akan menyarankan untuk melakukan tindakan pengangkatan fibroadenoma melalui metode berikut ini:

  • Lumpektomi: Merupakan prosedur pembedahan yang dilakukan untuk memotong atau mengangkat benjolan fibroadenoma yang ada di payudara. Selanjutnya jaringan yang telah diambil dari benjolan payudara tersebut akan dibawa ke laboratorium untuk diperiksa apakah terdapat sel-sel kanker atau tidak di dalam jaringan tersebut.
  • Cryoablation: Merupakan prosedur pengobatan fibroadenoma yang dilakukan dengan memasukkan sebuah alat tipis ke benjolan fibroadenoma di payudara. Alat yang dimasukkan ke dalam benjolan tersebut bentuknya mirip dengan tongkat. Tujuan dari metode tersebut adalah untuk menyemburkan gas yang dapat membekukan jaringan benjolan di payudara.
  • Cek rutin: Meskipun benjolan fibroadenoma telah diangkat, namun benjolan tersebut masih sangat mungkin untuk tumbuh kembali. Karena itulah, meskipun benjolan fibroadenoma telah diangkat, anda masih harus melakukan pemeriksaan secara rutin untuk memastikan apakah benjolan tersebut merupakan sel-sel kanker atau bukan.