info

Proses Yang Terjadi Pada Tubuh Ketika Berhenti Merokok

Apakah kamu sudah siap untuk berhenti merokok? Pertanyaan seperti ini akan sangat sulit dijawab bagi mereka yang memang sudah kecanduan dengan rokok. Jika kamu adalah seorang perokok tapi menginginkan tubuh yang sehat, sepertinya saat ini adalah waktu yang tepat jika kamu memang ingin berhenti. Mengapa? Hal itu dikarenakan siapapun yang berhenti merokok akan langsung merasakan manfaatnya sejak di 20 menit pertama dan akan semakin bertambah di waktu-waktu selanjutnya. Gak percaya?

Sejak dikeluarkannya pernyataan bahwa rokok bisa membunuh siapa saja, para ilmuwan tak henti-hentinya melakukan penelitian terkait dengan hal ini. Salah satunya adalah tentang bagaimana keadaan tubuh seseorang saat lepas dari zat tersebut. Nah dibawah ini mimin sudah menyiapkan berbagai efek yang akan terjadi saat tubuh berhenti merokok.

20 Menit sampai 2 jam setelah Berhenti

Dalam 20 menit pertama sejak seseorang memutuskan untuk berhenti merokok, detak jantungnya akan menurun perlahan dan dalam waktu 2 jam tanpa rokok, degup jantung dan tekanan darah baru akan mendekati normal kembali. Sirkulasi darahnya juga akan menjadi lebih lancar. Hal ini mungkin akan menyebabkan ujung jari tangan dan kaki menjadi sedikit terasa hangat.

Gejala dari berkurangnya konsumsi nikotin biasanya memang dimulai dua jam setelah rokok terakhir dihisap. Indikasi awal yang akan dialami adalah meningkatnya kecemasan, emosi dan timbulnya rasa frustasi. Selain itu orang tersebut juga akan merasakan kesulitan untuk tidur serta meningkatnya nafsu makan.

12 Sampai 24 jam tanpa Rokok

Rokok juga mengandung karbon monoksida yang akan menghalangi sel dalam tubuh untuk mengikat oksigen. Kurangnya jumlah oksigen dalam tubuh inilah yang dapat menyebabkan penyakit jantung dan lainnya. Setelah 12 jam memutuskan tidak merokok, level karbon monoksida dalam tubuh akan menurun sementara jumlah oksigen dalam darah akan meningkat.

Para perokok beresiko 70% lebih tinggi menderita penyakit pembuluh darah koroner yang akan menyebabkan kematian. Namun setelah selama 24 jam atau satu hari seseorang memutuskan berhenti merokok, resiko terserang penyakit tersebut akan menurun. Serangan jantung juga akan menjauhi mantan perokok.

2 Sampai 3 hari tanpa Rokok

Kemampuan mencium atau merasa bagi seorang perokok akan sangat berkurang. Ketika mulai memutuskan untuk berhenti, dalam waktu 48 jam atau dua hari kemampuan tersebut akan kembali pulih. Hal tersebut yang kemudian akan membuat seorang mantan perokok bisa lebih merasakan enak tidaknya sepiring makanan.

Butuh waktu tiga hari sampai akhirnya nikotin benar-benar keluar sepenuhnya dari tubuh. Beberapa gejala yang akan dialami antara lain sakit kepala, mual, keram perut, berkeringat, cemas, sampai merasa depresi. Tahap inilah yang dianggap paling berat bagi para mantan perokok, namun setelah mereka bisa melewati tahap ini, maka hidup serasa menjadi lebih indah.

3 Minggu sampai 1 bulan tanpa Rokok

Setelah lepas dari rokok selama tiga minggu, olahraga sudah tidak akan terasa berat bagi tubuhmu. Berhenti merokok dalam beberapa minggu akan memberi badan kita waktu untuk melakukan regenerasi, sirkulasi darah dan kerja jantung pun akan menjadi lebih baik. Paru-paru juga akan menjadi lebih bersih dan memudahkan kita untuk bernafas.

Dalam waktu satu bulan, bagian jantung yang bernama cilia akan kembali pulih dan menjalankan tugasnya untuk melawan infeksi pada organ inti ini. Seiring dengan pulihnya kinerja jantung, maka gejala batuk yang sebelumnya dialami akan perlahan berkurang.

1 Sampai 10 tahun tanpa Rokok

Setelah satu tahun berhasil menjauhi yang namanya rokok, resiko terserang penyakit jantung akan berkurang 50% dan setelah selama lima tahun dapat konsisten untuk tidak merokok kemungkinan menderita stroke juga akan berkurang. Rokok dapat menyebabkan seseorang terserang stroke karena zat di dalamnya bisa menyebabkan menyempitnya pembuluh darah tubuh.

Bila terus dipertahankan sampai 10 tahun maka kita dapat terhindar dari aneka kanker yang sebelumnya menghantui perokok, seperti kanker pankreas, paru-paru, ginjal, tenggorokan dan lainnya. Khusus untuk kanker paru-paru, resiko seorang mantan perokok menderitanya jadi menurun sampai 50%.

15 Tahun sampai Seterusnya tanpa Rokok

Inilah saatnya seorang mantan perokok dikatakan bebas dari resiko terserang penyakit jantung dan aneka penyakit yang lain. Selain it, menurut penelitian dari Centers for Disease Control and Prevention, orang yang tidak merokok memiliki kemungkinan hidup 15 tahun lebih lama daripada para perokok.


Namun jika seseorang sudah memutuskan untuk tidak merokok dan dapat konsisten dalam waktu lebih dari 25 tahun, maka akan memiliki kesempatan untuk hidup lebih lama sama halnya dengan mereka yang tidak merokok.

Lalu tunggu apa lagi? Bila kamu memang ingin hidup lebih lama dan terbebas dari berbagai masalah kesehatan, berhentilah merokok mulai dari sekarang. Awalnya memang terasa sulit, tapi nantinya akan berbuah manis.