blog

Tak Hanya Karena Demam Berdarah, Inilah Penyebab Dan Bahaya Trombosit Turun

Trombosit adalah fragmen sel kecil yang beredar melalui aliran darah Anda. Fungsi penting mereka adalah untuk membantu menghentikan perdarahan bila ada cedera pada tubuh kita. Pelajari lebih lanjut tentang pentingnya trombosit dalam artikel singkat berikut.

Apa Itu Trombosit?

Ingat terakhir kali Anda tersayat pisau? Anda dapat mengingat sayatan kecil pada kulit dan terasa sakit, dan melihat darah perlahan-lahan mengalir keluar dari luka. Ketika Anda meraih perban, Anda mungkin berharap akan meminimalkan darah yang keluar.

Tapi apakah pernah Anda berpikir berapa lama pendarahan akan berhenti, coba mencari tahu bagaimana dan kapan Anda akan menghentikan pendarahan? Mungkin Anda tidak tahu, karena Anda tahu bahwa tubuh Anda akan mengurus itu untuk Anda dengan sendirinya.

Alasan kita tidak mati kehabisan darah setiap kali kita tersayat adalah karena sebagian besar partikel dalam darah yang disebut platelet.

Trombosit adalah fragmen sel kecil yang ditemukan dalam darah kita. Mereka berasal dari sumsum tulang yang merupakan potongan dari sel yang lebih besar. Trombosit tidak halus atau bulat, tetapi berbentuk lebih seperti kertas yang telah robek menjadi potongan-potongan kecil. Mereka menghabiskan banyak waktu mereka untuk berlayar melalui aliran darah bersama rekan-rekan sel darah merah dan putih.

Penyebab Trombosit Turun

Rendah Seperti yang telah disebutkan di atas, trombositopenia memiliki berbagai penyebab diantaranya:

1. Produksi trombosit yang turun

Tubuh terus memproduksi sel-sel darah dari sumsum tulang. Produksi bisa berkurang disebabkan penyakit seperti anemia dan leukemia yang mempengaruhi sumsum tulang. Infeksi virus seperti HIV juga bisa bertanggung jawab karena dapat mengurangi kemampuan sumsum tulang untuk menghasilkan platelet (nama lain trombosit). Konsumsi alkohol yang berlebihan, kemoterapi dan bahan kimia beracun juga bisa mengurangi produksi trombosit pada sumsum tulang.

2. Trombosit dihancurkan oleh Limpa

Kadang-kadang, limpa bisa bertanggung jawab terhadap turunnya jumlah trombosit. Seperti kita tahu, bahwa limpa adalah organ terkecil dalam tubuh dan bekerja untuk menyaring darah dari komponen yang tidak diinginkan serta melawan infeksi. Ketika limpa membesar, itu menandakan bahwa ia sedang menjebak sejumlah trombosit di dalamnya.

3. Kerusakan trombosit Abnormal

Dalam kasus lain, sistem kekebalan tubuh itu sendiri bisa menghancurkan trombosit pada tingkat yang lebih cepat dibanding tingkat produksi. Hal ini bisa disebabkan oleh kehamilan atau penyakit ITP juga dikenal sebagai singkatan dari Idiopatik Thrombocytopenic Purpura yang merupakan kondisi di mana sistem kekebalan tubuh menyerang trombosit.

Penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis dan lupus juga bisa menjadi penyebab trombosit turun. Trombotik Thrombocytopenic Purpura (TTP) adalah suatu kondisi yang ditandai dengan pembentukan tiba-tiba gumpalan darah kecil dalam tubuh menyebabkan peningkatan penggunaan trombosit. Penyebab lainnya bisa berupa infeksi bakteri, sindrom uremik hemolitik yang merupakan kondisi langka yang menyebabkan penghancuran darah merah dan penurunan trombosit secara mendadak.

Di Indonesia, kasus trombosit yang menurun hingga rendah sering disebabkan oleh infeksi virus dengue yang kita kenal menimbulkan penyakit demam berdarah. Penyakit ini menyebabkan rusaknya pembuluh darah sehingga meningkatkan penggunaan trombosit secara tak wajar sehingga trombosit bisa begitu rendah.

Mengapa Kadar Trombosit Perlu Stabil?

Ada baiknya jumlah trombosit dalam tubuh perlu stabil, karena jika kadar trombosit yang dimikiki memiliki kadar jumlah yang tinggi akan menyebabkan masalah resiko kesehatan yang cukyp serius. Hal ini karena trombosit yang dapat menyebabkan pembekuan darah semakin besar dan beresiko menimbulkan stroke.

Begitu juga sebaliknya jika kadar trombosit dalam tubuh rendah dari jumlah normal, maka darah tidak dapat mengalami pembekuan, sehingga akibatnya akan terjadi pendarahan yang luas dalam tubuh. Itulah mengapa kadar trombosit dalam darah perlu dijaga kestabilannya.

Bahaya Akibat Trombosit Rendah

Ada tanda-tanda yang mudah kita amati ketika trombosit turun dibawah nilai normal. Ini termasuk perdarahan superfisial (permukaan) yang muncul seperti ruam di kulit. Hal ini biasanya terlihat di kaki berwarna bintik-bintik atau bercak merah kehitaman yang tidak hilang ketika kulit direntangkan.

Tanda dan gejala trombosit rendah lainnya yakni mengalami perdarahan hebat bahkan ketia yang terjadi hanyalah luka kecil atau mudah mengalami memar yang menunjukkan bahwa mudah berdarah karena darah tidak membeku sebagaimana mestinya. Menstruasi yang banyak tak kujung berhenti juga merupakan tanda trombosit rendah dan yang sering juga dialami adalah pendarahan hidung (mimisan) dan gusi berdarah. Perhatikan juga bahwa buang air besar berdarah atau urin berdarah juga merupakan salah satu pertanda bahwa trombosit turun dan sudah berada di bawah nilai normal.

Trombositopenia bisa memiliki komplikasi yang fatal dan ini tergantung pada sejauh mana trombosit turun. Jika jumlah trombosit pasien lebih rendah dari 10.000, perdarahan internal (organ dalam) bisa dengan mudah terjadi. Komplikasi utama yang jarang namun mematikan. Kasus yang parah dapat menyebabkan trombositopenia perdarahan internal di organ seperti usus atau otak.

Bagaimana Menaikkan Trombosit yang turun?

Jika kadar trombosit Anda sedang turun, maka perlu dilakukan perawatan yang sesuai dengan tingkat keparahan agar berhasil dalam menaikkan trombosit hingga kembali normal.

1. Trombositopenia ringan

Trombositopenia ringan bisa sembuh sendiri. Sebagai contoh pada kehamilan, trombosit memang turun tetapi akan kembali normal setelah melahirkan. Secara umum, kasus trombosit turun ringan tidak selalu membutuhkan pengobatan, cukup istirahat yang cukup dan konsumsi makanan bergizi.

2. Trombositopenia berat

Trombositopenia berat membutuhkan perhatian medis mengingkat komplikasi yang berbahaya. Biasanya, dokter akan mencoba untuk mengidentifikasi kondisi yang menjadi penyebabnya. Dalam kasus lain, transfusi darah mungkin diperlukan. Transfusi darah bertujuan untuk mengganti trombosit atau sel darah merah yang hilang sebagai langkah penyelamatan awal. Jika penyebab trombosit turun adalah ITP, limpa bisa diangkat melalui pembedahan. Dokter juga dapat mengobati penyakit penyebab dengan obat yang berfungsi menekan sistem kekebalan tubuh sehingga mencegah antibodi menyerang trombosit.

3. Pengotan Rumah

Ada berbagai tindakan yang dapat diambil sendiri di rumah untuk membantu menaikkan trombosit.

  • Kurangi Alkohol. Alkohol memperlambat produksi platelet, oleh sebab itu kurangi asupan alkohol sekarang juga. Anda juga dapat menghindari alkohol sama sekali.
  • Kurangi obat-obatan. Obat antinyeri seperti ibuprofen, aspirin, Advil dan lainnya dapat memiliki efek pada produksi trombosit. Gunakanlah obat tersebut dengan hati-hati sesuai petunjuk dokter atau jika benar-benar sangat dibutuhkan.
  • Hindari Cedera. Olahraga dengan kontak yang tinggi seperti sepak bola, tinju, dan bola basket memiliki risiko cedera yang tinggi sehingga pilihlah alternatif yang lain.
  • Konsumsi banyak cairan dan makanan bergizi yang kaya protein, mineral, serta vitamin.

Apa Fungsi Khusus Trombosit?

Seperti yang telah disinggung sebelumnya fungsi utama dari trombosit adalah melakukan proses pembekuan darah. Hal ini biasanya terjadi apabila tedapat luka pada bagian tubuh dan trombosit akan menjalankan fungsinya dengan menutupi luka dan memicu pembuluh darah untuk menutup agar tidak terlalu banyak darah yang keluar.

Trombosit juga berperan dalam penyatuan benang-benang fibrin yang akan membentuk layaknya jaring dan menutupi luka, sehingga pendarahan aktif pada luka dapat terhenti. Fungsi lainnya adalah trombosit juga dapat berperan untuk melawan infeksi virus atau bakteri yang menyerang tubuh dengan cara memakan virus tersebut dan dibantu dengan sel-sel kekebalan tubuh agar virus dapat hancur di dalam trombosit.

Makanan Penambah Jumlah Trombosit

Saat jumlah trombosit menurun karena sebab-sebab yang kami sebutkan diatas maka sistem kekebalan tubuh pun ikut melemah. Akibatnya Anda menjadi tidak berdaya dalam melawan penyakit. Berikut adalah makanan yang bisa Anda konsumsi untuk menambah jumlah trombosit dalam darah.

  • Pepaya : Pepaya adalah buah terbaik yang bisa meningkatkan jumlah keping darah Anda. Selain buahnya, mengonsumsi daun pepaya yang direbus juga dapat meningkatkan kadar trombosit Anda secara alami.
  • Delima : Buah berwarna merah ini kaya akan zat besi yang bisa membantu dalam meningkatkan jumlah trombosit. Selain itu delima yang tinggi akan vitamin dapat membantu Anda dalam melawan penyakit demam berdarah.
  • Sayuran hijau : Sayuran hijau mengandung vitamin K yang baik dikonsumsi ketika jumlah trombosit Anda menurun. Selain bayam, kangkung dan sayuran hijau lainnya bermanfaat untuk meningkatkan jumlah keping darah Anda.
  • Bawang putih : Selain baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara alami, mengonsumsi bawang putih juga mampu menambah keping darah dalam tubuh. Oleh karena itu jangan buang bawang putih yang biasanya muncul di dalam masakan Anda.
  • Buah bit : Mereka yang mengalami anemia serta sedang lemas, konsumsi semangkuk buah bit setidaknya dua kali dalam seminggu. Buah ini mampu menjaga jumlah keping darah Anda agar tidak turun.Cara lain mengolah buah bit yaitu dengan memblendernya. Carqanya, ambilah satu buah bit segar sebesar kepalan tangan untuk dibersihkan, kemudian dikupas lalu dipotong hingga menjadi beberapa bagian lalu di blender bersama dua gelas air putih. Setelah itu kemudian disaring dan siap untuk diminum sebanyak satu gelas sedang sisanya boleh disimpan di kulkas untuk diminum kemudian. Bagi mereka yang sulit untuk meminumnya karena buah bit ini memiliki aroma yang khas, maka bisa hanya dipotong menjadi beberapa bagian lalu dikukus dan dimakan seperti memakan ubi rebus, namun khasiat dan efeksitasnya lebih baik yang dibuat jus daripada yang dikukus.
  • Hati : Baik hati ayam maupun hati sapi, keduanya bermanfaat untuk menambah jumlah trombosit atau keping darah Anda. Namun pastikan bahwa Anda telah memasaknya dengan benar sebab proses pemasakan yang salah bisa merusak kesehatan tubuh Anda.
  • Kismis : Buah-buahan kering seperti kismis mengandung 30% zat besi yang baik untuk meningkatkan kadar trombosit secara alami.
  • Aprikot : Aprikot adalah jenis buah yang tinggi akan zat besi di dalamnya. Mengonsumsi sebuah aprikot setiap hari dapat menambah jumlah keping darah Anda.
  • Kurma : Kurma tinggi akan zat besi serta nutrisi lainnya yang bermanfaat untuk menambah trombosit secara alami.
  • Gandum utuh : Konsumsi gandum utuh lebih baik daripada mengkonsumsi nasi sebagai asupan karbohidrat Anda saat sakit. Sebab gandum kaya akan serat, nutrisi, mineral, vitamin yang baik untuk meningkatkan jumlah keping darah dalam tubuh.

Jenis bahan makanan lainnya yang juga dapat menambah jumlah trombosit:

  1. Jus Kurma
  2. Jus jambu biji merah
  3. Jus Kulit Manggis

Itulah ulasan mengenai Trombosit Dalam Tubuh. Meski trombosit memiliki peran baik dalam tubuh, namun perlu diketahui trombosit juga perlu memiliki kadar yang seimbang agar tidak terjadi kekurangan atau kelebihan kadar rombosit dalam tubuh yang akhirnya dapat membahayakan tubuh.