info

Terinfeksi Kutu Air? Simak Di Sini Cara Mengobatinya

Apakah kamu pernah mengalami kutu air? Hal yang dirasakan ketika kamu mengalaminya tentu saja gatal-gatal serta nyeri. Di artikel ini kita akan membahas lebih jauh lagi tentang kutu air tersebut. Maka dari itu, silahkan simak artikel di bawah ini agar kamu mendapatkan informasi yang mungkin kamu butuhkan.

Kutu Air

Penyakit kutu air adalah penyakit yang disebabkan oleh jamur yang bernama “Tinea Pedis”. Kutu air bisa menular dan menyebabkan kaki pecah-pecah, gatal, perih dan terkelupas. Jika terkena penyakit ini, maka ruam jari kaki atau telapak kaki akan terlihat putih, merah, kering dan bersisik.

Infeksi jamur yang menyebabkan kutu air dapat menyerang siapa saja yang sering berjalan tanpa alas kaki di lantai yang basah atau lembap misalnya kamar mandi, ruang ganti atau di kolam renang. Sebenarnya infeksi ini tidak hanya terjadi di kaki, namun keadaan yang paling tinggi resikonya adalah di kaki. Satu-satunya bagian yang paling mudah terinfeksi jamur diantara organ lainya.

Gejalanya:

  • Kulit menjadi gatal bahkan sampai memerah
  • Kulit menjadi kering sampai bersisik
  • Beberapa kasus sampai muncul rasa panas
  • Jika penyakitnya sudah parah bisa sampai melepuh
  • Di bawah jaringan epidermis kulit berisi nanah (jika keadaan yang sudah parah)
  • Adanya pembengkakan jaringan di bawah kulit

Penyebab

Penyebab kutu air ini adalah jamur yang sama dengan jamur yang menyebabkan penyakit kurap. Seseorang akan lebih mungkin terserang kutu air jika memakai kaus kaki yang basah atau bekerja dalam kondisi basah dan lembap. Berikut ini adalah penyebab lainnya munculnya kutu air:

  • Kaki sering terkena air cucian: Penyebab kutu air adalah sering mencuci secara manual, hal itu akan mempertinggi resiko tumbuhnya jamur di kaki. Sebab di dalam air kotor bekas cucian banyak kuman jahat. Ketika di buang, air akan mengenai kaki dan kuman akan menempel di sana.
  • Memakai sepatu terlalu lama: Untuk negara tropis seperti Indonesia, memakai sepatu terlalu lama akan membuat kulit kaki menjadi lembap dan kondisi inilah memicu pertumbuhan jamur di kulit kaki kamu.
  • Tidak melepas sepatu saat kehujanan: Memakai sepatu basah dalam waktu yang lama juga meningkatkan resiko terkena penyakit ini.

Penyakit ini bisa menular melalui kontak langsung maupun tidak langsung. Jika kamu menyentuh bagian kulit penderita penyakit ini, kamu kemungkinan bisa saja tertular. Penularan yang tidak melalui kontak langsung bisa juga terjadi melalui benda-benda seperti pakaian, handuk, sepatu, kaus kaki, sandal dan lain-lain. Berjalan tanpa alas kaki di lantai kamar mandi, pemandian umum atau ruang ganti kolam renang juga bisa menjadi cara penularan kutu air secara tidak langsung.

Hal lain yang akan terjadi jika penderita sering menggaruk area kulit kaki yang terinfeksi, kemudian dengan tangan yang kotor menggaruk bagian tubuh yang lain maka penyakit ini akan meluas. Infeksi jamur ini bisa meluas ke selangkangan dan bagian-bagian tubuh yang lain.

Oleh karena penyakit ini menimbulkan rasa gatal, penderita juga sering menggaruk area kulit yang terinfeksi. Hal ini bisa menyebabkan luka yang rentan terjadinya infeksi bakteri. Garukan yang kuat juga membuat jamur tertinggal di kuku. Jika dibiarkan tanpa diobati dengan cepat, kutu air dapat berkembang semakin parah. Penyakit kulit ini bisa menyebar menginfeksi kuku, memakan keratin kuku yaitu suatu kondisi yang disebut onikomikosis.

Cara Mengobatinya

Biasanya kutu air ini bisa diobati dengan salep ataupun obat-obatan dari dokter. Akan tetapi, tidak hanya dengan hal itu saja untuk mengatasinya. Kutu air juga bisa diobati dengan cara alami seperti berikut ini:

Garam dapur

Garam dapur merupakan bahan alami pertama yang bisa digunakan untuk mengobati kutu air. Bahan ini relatif mudah didapatkan karena garam merupakan bumbu masakan paling utama pada setiap makanan. Untuk mengobati kutu air, kamu cukup merendam kaki yang terkena kutu air menggunakan air hangat yang telah dicampur dengan garam. Rendam kaki selama 20 menit dan lakukan metode ini rutin setiap hari.

Garam merupakan antiseptik alami yang berguna untuk membunuh jamur-jamur penyebab kutu air yang menempel pada kulit. Bahkan khasiatnya sebagai antiseptik telah direkomendasikan oleh dunia medis untuk mouthwash alami sehingga berguna untuk mencegah berbagai masalah mulut seperti bau mulut, sariawan dan sakit gigi. Dan ternyata khasiatnya sebagai antiseptik juga bisa menyembuhkan penyakit kutu air.

Minyak kelapa

Minyak kelapa sangat efektif untuk membersihkan jamur. Minyak kelapa memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan jamur sehingga ideal digunakan untuk menyembuhkan kutu air. Asam laurat merupakan komponen penting minyak kelapa yang memiliki sifat anti jamur dan anti inflamasi. Untuk mengobati kutu air, kamu cukup mengoleskan minyak kelapa pada kulit yang terserang kutu air. Lakukan hal tersebut setiap hari agar kutu air segera sembuh.

Daun sirih

Daun sirih merupakan bahan herbal selanjutnya yang memiliki sifat antiseptik. Sifatnya tersebut membuat daun sirih efektif untuk membunuh kuman penyebab kutu air. Untuk mengobati kutu air, kamu cukup merebus sirih bersama dengan garam. Kombinasi antara daun sirih dan garam merupakan gabungan antiseptik yang efektif bagi pembunuh kuman.

Soda kue

Siapa sangka kalau soda kue bisa digunakan untuk menyembuhkan kutu air? Ternyata bahan yang satu ini tidak hanya berguna untuk membuat kue saja. Seperti garam dapur, soda kue juga kaya akan kandungan antiseptik yang efektif untuk membunuh kuman atau jamur penyebab kutu air. Untuk mengobati kutu air, kamu cukup merendam kaki yang terkena kutu air ke dalam air hangat yang telah dicampurkan dengan soda kue selama 20 menit. Lakukan metode ini setiap pagi dan sore. Kandungan antiseptik dalam soda kue efektif membunuh jamur kutu air secara bertahap.

Ya, demikianlah ulasan tentang kutu air sampai cara pengobatannya, semoga dengan membaca artikel ini dapat memberikan informasi yang penting untuk semuanya. Sekian dulu pembahasan kita dan sampai jumpa lagi di artikel berikutnya.