blog

Ternyata Kanker Hati Juga Sangat Mematikan

Hati merupakan organ terbesar kedua setelah kulit, hati terletak di perut bagian kanan atas tepat dibawah diafragma. Fungsi Hati sangat penting dan banyak antara lain menyimpan nutrisi, menetralisir racun, menghasilkan protein, mengubah lemak menjadi energi dan lain-lain. Bisa terbayang bukan bagaimana jika fungsinya terganggu terutama karena penyakit kanker hati.

Sebagian besar masyarakat Indonesia ada yang tidak menyadari bahwa ia mengalami kerusakan hati bahkan setelah mereka merasakan gejalanya. Faktor ini disebabkan karena ketidaktahuannya tentang penyebab kerusakan hati ini. Seperti yang dialami oleh seorang gadis berusia 22 tahun asal  Tiongkok.

Pada awalnya,  sang gadis mengangap ia hanya mengalami demam biasa, Namun, benar-benar tak disangka perutnya semakin hari semakin besar dan kelihatan seperti sedang mengandung. Setelah keadaan sudah semakin parah barulah ia memeriksakannya ke dokter dan dokter menyatakan bahwa ia tidak hamil melainkan terkena  kanker hati. Beberapa hari setelah memeriksakan diri ia tetap tidak menjalani perawatan, Sampai pada akhirnya ia tidak mampu lagi dan kemudian menutup matanya selamanya.

Untuk itu sangat penting untuk kita mengetahui apa yang sedang terjadi pada tubuh kita dan kita pun harus pergi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan. Nah, untuk menambah pengetahuan tentang kanker hati, kalian bisa membacanya disini.

Pengertian Dari Kanker Hati

Kanker hati adalah kanker yang bermula dari organ hati atau liver. Ada dua klasifikasi kanker hati berdasarkan lokasi pertumbuhan atau penyebarannya (metastasis), yaitu kanker hati primer dan sekunder. Kanker hati primer adalah kanker yang berawal di organ hati dan termasuk jenis kanker yang berpotensi fatal. Kanker hati sekunder bermula dari bagian tubuh lain kemudian menyebar dan tumbuh di organ hati.

Salah satu jenis kanker hati yang paling umum adalah hepatocellular carcinoma (HCC)/hepatoma yang merupakan kanker hati primer yang berkembang dari sel hati utama yang bernama hepatosit. HCC terjadi sekitar 75% dari keseluruhan kanker hati primer. Kanker ini dapat merupakan komplikasi dari penyakit hepatitis (peradangan pada organ hati) dan kondisi sirosis (jaringan hati normal digantikan oleh jaringan parut).

Fungsi Hati pada Tubuh Manusia

Fungsi hati yang paling utama adalah menyaring darah yang berasal dari saluran pencernaan, sebelum membawanya ke bagian tubuh lainnya. Darah dari saluran cerna tersebut akan membawa zat nutrisi, obat-obatan atau racun sekalipun.

Tugas dari hati adalah memilih dan memilah, memproses, menyimpan ataupun mendetoksifikasi sebelum zat-zat dalam darah tersebut disalurkan ke seluruh tubuh. Hati juga berfungsi mengatur kadar kimia paling banyak dalam darah dan mengeluarkan produk yang disebut empedu.

Empedu membantu memecah lemak, mempersiapkannya untuk pencernaan dan penyerapan lebih lanjut.

Fungsi hati yang lainnya dalam tubuh manusia yaitu:

-Menyiapkan zat nutrisi untuk dapat digunakan bagi tubuh.

-Memproduksi empedu, guna membantu membawa limbah metabolisme dan memecah lemak di dalam usus halus saat pencernaan berlangsung.

  1. Memproduksi protein tertentu untuk plasma darah, seperti albumin, globulin, protrombin, dan lain-lain.
  2. Menyimpan dan melepaskan glukosa sesuai kebutuhan.
  3. Menyimpan vitamin larut lemak (vitamin A, D, E, K), vitamin B12, dan mineral.
  4. Menyimpan dan menyediakan zat besi sebagai bahan baku hemoglobin darah.
  5. Menyimpan hematin yang digunakan untuk menyempurnakan sel darah merah yang baru.
  6. Mengontrol kadar asam amino dalam tubuh.
  7. Jika kelebihan asam amino, maka hati akan menyimpannya.
  8. Mengatur komposisi darah yang mengandung lemak, gula, protein dan zat lain.
  9. Mengubah amonia berbahaya ke dalam urea (urea adalah salah satu zat hasil perombakan asam amino yang diekskresikan dalam bentuk urin).
  10. Memetabolisme obat dalam darah menjadi bentuk yang lebih mudah bagi tubuh untuk menggunakannya.
  11. Membersihkan darah dari obat dan zat berbahaya lainnya (detoksifikasi).
  12. Mengatur pembekuan darah.
  13. Mempertahankan suhu tubuh tetap stabil dengan menaikan suhu darah yang mengalir melalui hati.
  14. Mencegah infeksi dengan menghasilkan faktor kekebalan tubuh dan mengeluarkan bakteri dari aliran darah.
  15. Membersihkan bilirubin (jika terjadi penumpukan bilirubin, kulit dan mata menjadi kuning).
  16. Mengendalikan sirkulasi hormon.
  17. Menghasilkan protrombin dan fibrinogen yang berguna dalam proses pembekuan darah.
  18. Menghasilkan zat imun atau antibodi sebagai kekebalan tubuh.

Gejala Dari Kanker Hati

Di atas tadi kita sudah mengetahui fungsi dari hati. Begitu banyaknya hal yang bisa dilakukan oleh hati. Gak bisa terbayang kalau hati ini sampai rusak. Untuk itu kalian harus benar-benar memperhatikan kesehatan hati kalian. Jika kalian mengelami gejala seperti ini sebaiknya kalian langsung menemui dokter.

  • Lambung terasa kembung disertai dengan nyeri pada ulu hati

Sel kanker pada hati apabila tidak memperoleh penanganan yang tepat dapat menyebar dengan cepat. Pembengkakan pada organ hati dan cairan empedu yang mulai tersebar dapat mengakibatkan lambung terasa begah. Selain itu, organ hati yang mengalami pembengkakan akan menekan paru-paru, sehingga menimbulkan rasa nyeri dan juga sesak nafas.

  • Perubahan warna kuku, bola mata dan kulit menjadi kekuningan

Kanker hati seringkali ditandai dengan riwayat penyakit hepatitis dan liver. Oleh karena itu, jika kamu atau orang terdekat memiliki riwayat kedua penyakit tersebut, ada baiknya untuk lebih peduli terhadap kesehatan tubuh. Organ hati yang tidak berfungsi optimal tidak akan mampu menyerap racun secara optimal, sehingga zat berbahaya, bahkan cairan empedu dapat bercampur dengan darah sehingga ini akan dapat menyebabkan perubahan warna pada bola mata, kuku, dan kulit menjadi kekuningan.

  • Perubahan warna pada urine dan feses

Ketika organ hati mulai mengalami masalah, secara tidak langsung akan mempengaruhi fungsi tubuh bagian lain. Hal ini dikarenakan hati memiliki fungsi yang sangat kompleks. Salah satunya adalah sebagai penawar racun yang masuk ke dalam tubuh dan melakukan penyerapan nutrisi secara optimal.

Hati membantu proses metabolisme untuk mengubah protein sebagai bahan bakar melakukan penguraian zat sehingga berubah menjadi energi. Ketika hati mengalami penurunan fungsi, maka protein tidak terserap secara maksimal, dan terbuang bersama urine dan feses. Sehingga dapat berbahaya bagi ginjal dan urine berubah warna menjadi kuning kecoklatan.

  • Lidah terasa pahit

Ketika sel kanker mulai menyebar, maka sel sekitar organ hati akan mengalami kerusakan. Ketika lidah mulai terasa pahit, perlu diwaspadai bahwa sel kanker mulai menyebar ke bagian empedu. Ketika kantong empedu mulai rusak, maka racun akan tersebar. Dan salah satu tandanya adalah asam lambung akan naik sehingga lidah menjadi terasa pahit.

  • Penurunan berat badan

Gangguan pada organ hati juga dapat menyebabkan sistem pencernaan terganggu. Stimulus tidak menyenangkan yang disampaikan ke otak membuat penderita mengalami penurunan nafsu makan. Stimulus tersebut dapat berupa perasaan mual, lidah terasa pahit, tenggorokan kering, dan sebagainya. Seiring dengan menurunnya selera makan, tubuh akan kekurangan kalori, sehingga mengalami penurunan berat badan secara drastis.

Penyebab Kanker Hati

Beberapa hal ini dibawah ini bisa dikaitkan dengan penyebab dari kanker hati.

  • Penyakit metabolik turunan

Faktor keturunan ternyata dapat mempengaruhi risiko kanker hati. Beberapa penyakit metabolik bersifat turunan. Misalnya, turunan hemokromatosis yang dapat menyebabkan tubuh menyerap terlalu banyak zat besi dari makanan mereka. Zat besi menumpuk dalam tubuh kita, termasuk hati. Jika terlalu banyak berada di hati, maka dapat menyebabkan sirosis atau kanker hati.

Penyakit langka lain yang meningkatkan risiko kanker hati termasuk:

-Tyrosinemia
-Defisiensi Alpha1-antitrypsin
-Porfiria kutanea tarda
-Penyakit penyimpanan glikogen
-Penyakit Wilson
-Paparan zat aflatoksin
-Aflatoksin adalah zat yang dapat menyebabkan kanker hati. Mereka dibuat oleh jamur dalam kacang, gandum, kedelai, kacang tanah, jagung, dan beras. Ketika berada pada lingkungan lembab, hangat, jamur ini akan berusaha dan menginfeksi makanan yang kamu makan.

Iklim hangat seperti negara-negara tropis lebih cocok untuk pertumbuhan aflatoksin, tetapi bisa terjadi di mana saja di berbagai belahan dunia. Di negara-negara berkembang, produk sering diuji untuk memeriksa adanya aflatoksin.

Paparan jangka panjang terhadap zat ini merupakan faktor risiko utama untuk kanker hati. Risiko bahkan lebih meningkat pada orang dengan infeksi hepatitis B atau C.

  • Jenis kelamin dan usia

Jika kalian memang seorang pria, kalian memiliki peluang lebih tinggi mengalami kanker hati. Kanker hati jauh lebih umum terjadi pada pria daripada perempuan. Kesempatan pria terkena kanker hati sekitar 1 dari 81, sedangkan pada wanita adalah 1 dari 196. Faktor gaya hidup lain berkontribusi pada jumlah ini. Sebuah subtipe kanker hati yang disebut fibromellar lebih sering terjadi pada wanita. Risiko kanker hati meningkat seiring dengan usia juga.

  • Sirosis

Sirosis adalah penyakit yang sering berhubungan dengan kanker hati. Sebagian besar kasus kanker hati sudah memiliki beberapa tingkat sirosis. Orang dengan sirosis hatinya telah rusak dan mengembangkan jaringan parut pada hati. Orang dengan sirosis memiliki risiko peningkatan kanker hati.

Ada banyak penyebab sirosis, namun penyebab paling umum adalah penyalahgunaan alkohol, atau memiliki infeksi HBV dan HCV kronis.

Beberapa jenis penyakit autoimun, seperti primary biliary cirrhosis (PBC), yang mempengaruhi hati juga dapat menyebabkan sirosis. Bila kalian memiliki PBC, sistem kekebalan tubuh kalian akan menyerang saluran empedu di hati. Hal ini dapat menyebabkan saluran empedu menjadi rusak dan dapat menyebabkan sirosis. PBC lanjut memiliki risiko tinggi menyebabkan kanker hati.

  • Penggunaan alkohol berat

Penyalahgunaan alkohol adalah penyebab utama sirosis, yang dihubungkan dengan peningkatan risiko kanker hati. Risiko ini bahkan lebih tinggi jika mereka peminum berat (setidaknya 6 minuman standar sehari).

  • Pil KB

Dalam kasus yang jarang terjadi, pil KB juga dikenal sebagai kontrasepsi oral, ini dapat menyebabkan tumor jinak yang disebut adenoma hati. Tetapi tidak diketahui apakah mereka meningkatkan risiko kanker hati. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menunjukkan penyebab langsung antara penggunaan pil KB dan kanker hati.

  • Hepatitis kronis

Memiliki infeksi virus jangka panjang dari virus hepatitis B (HBV) dan virus hepatitis C (HCV) adalah risiko paling umum yang menyebabkan kanker hati. Karena virus ini umum di seluruh dunia, mereka bertanggung jawab menjadikan kanker hati sebagai kanker yang paling umum pada banyak bagian dunia.

HBV merupakan penyebab umum dari kanker hati, terutama di Asia dan negara-negara berkembang. Orang yang terinfeksi HBV dan HCV memiliki risiko tinggi mengembangkan hepatitis, sirosis, dan kanker hati kronis.

HBV dan HCV dapat menyebar dari orang ke orang melalui berbagi jarum yang terkontaminasi (seperti dalam penggunaan narkoba atau transfusi darah), hubungan seks tanpa kondom atau melahirkan. Ketika terinfeksi HBV, kalian cenderung memiliki gejala seperti flu dan mata serta kulit menguning. Kuning ini adalah karena penyakit yang disebut penyakit kuning.

Sementara kebanyakan orang dapat sembuh dari infeksi HBV setelah beberapa saat, beberapa orang dengan infeksi kronis memiliki risiko tinggi untuk kanker hati. Anak-anak dan bayi, yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, juga memiliki kesempatan lebih tinggi terkena kanker hati jika mereka terinfeksi.

HCV menyebabkan lebih sedikit gejala daripada HBV, tetapi itu tidak berarti bahwa itu bukan masalah serius. Orang yang terinfeksi HCV cenderung mengembangkan infeksi kronis, yang lebih mungkin untuk menyebabkan kerusakan hati atau bahkan kanker.

Jenis virus hepatitis lain, seperti virus hepatitis A dan virus hepatitis E, juga dapat merusak hati Anda. Untungnya, orang yang terinfeksi dengan virus ini tidak menyebabkan hepatitis kronis atau sirosis, dan dengan demikian tidak memiliki peningkatan risiko kanker hati.

Paparan zat aflatoksin
Aflatoksin adalah zat yang dapat menyebabkan kanker hati. Mereka dibuat oleh jamur dalam kacang, gandum, kedelai, kacang tanah, jagung, dan beras. Ketika berada pada lingkungan lembab, hangat, jamur ini akan berusaha dan menginfeksi makanan yang Anda makan.

Iklim hangat seperti negara-negara tropis lebih cocok untuk pertumbuhan aflatoksin, tetapi bisa terjadi di mana saja di berbagai belahan dunia. Di negara-negara berkembang, produk sering diuji untuk memeriksa adanya aflatoksin.

Paparan jangka panjang terhadap zat ini merupakan faktor risiko utama untuk kanker hati. Risiko bahkan lebih meningkat pada orang dengan infeksi hepatitis B atau C.

Paparan vinil klorida dan thorium dioksida (thorotrast)
Vinil klorida adalah bahan kimia yang digunakan untuk membuat plastik, sementara thorotrast adalah bahan kimia yang disuntikkan ke orang untuk tes sinar-x. Bahan kimia ini dapat meningkatkan risiko angiosarcoma dari hati bila terkena untuk waktu yang lama. Hal ini juga meningkatkan risiko mengembangkan cholangiocarcinoma dan kanker hepatoselular, tetapi untuk tingkat yang jauh lebih rendah.

Pencegahan telah dilakukan untuk membatasi penggunaan vinil klorida dan thorotrast. Thorotrast tidak lagi digunakan, dan paparan pekerja terkena vinil klorida diatur secara ketat.

  • Steroid anabolik

Steroid anabolik adalah zat ilegal yang biasa digunakan oleh atlet untuk meningkatkan massa otot dan kekuatan. Jangka panjang penggunaan steroid anabolik dapat sedikit meningkatkan risiko kanker hepatoselular. Kortison – seperti steroid, hidrokortison, prednison, dan deksametason, tidak memiliki risiko yang sama.

Cara Menyembuhkan Kanker Hati Secara Alami

Mungkin memang penyakit kanker hati ini ditangani oleh dokter. Namun, apa salahnya jika juga menggunakan pengobatan secara alami. Berikut ini ada beberapa tanaman yang dikatakan memang berkhasiat dalam menyembuhkan penyakit kanker hati.

  • Keladi tikus

Selain dengan mengkudu, ada beberapa tanaman lain yang bisa kalian pilih untuk membantu pengobatan penyakit kanker hati secara tradisional. Taaaman itu adalah dengan menggunakan tanaman keladi tikus.

Tananam yang satu ini ternyata memiliki banyak manfaat yang sangat luar biasa untuk kesehatan dan juga untuk membantu pengobatan penyakit, salah satunya adalah bisa membantu pengobatan penyakit kanker hati.

Untuk itu apabila kalian ingin sembuh dari kanker hati, maka salah satu tanaman yang bagus untuk kalian pilih adalah keladi tikus.

  • Kunyit putih

Tanaman lain yang bisa kalian jadikan sebagai obat tradisional kanker hati adalah kunyit putih.

⇒ Mengapa harus dengan kunyit putih ?

Perlu untuk diketahui bahwa kunyit putih ini memiliki banyak manfaat yang sangat luar biasa untuk kesehatan dan juga untuk membantu pengobatan penyakit secara tradisional.

Salah satu penyakit yang bisa diobati kunyit putih secara tradisional adalah penyakit kanker hati yang merupakan salah satu jenis penyakit yang masuk dalam kategori berbahaya dan bisa menyebabkan terjadinya kematian apabila tidak cepat dalam melakukan pengobatan.

Untuk itu apabila kalian tidak ingin memiliki resiko yang tinggi untuk terkena dampak buruk dari penyakit kanker hati, salah satu pengobatan yang bisa dipilih adalah dengan menggunakan kunyit putih.

Namun yang harus kalian ketahui bahwa selain bisa membantu untuk mengobati penyakit kanker hati, kunyit putih ini memiliki banyak manfaat yang sangat luar biasa untuk kesehatan dan juga untuk membantu pengobatan penyakit, termasuk untuk pengobatan kanker hati.

  • Daun dewa

Daun dewa juga bisa kalian pilih untuk dijadikan sebagai Tanaman Obat Kanker Hati tradisional, karena penting untuk diketahui bahwa tanaman daun dewa ini memiliki khasiat yang luar biasa untuk kesehatan dan juga untuk membantu mengobati penyakit secara tradisional.

Ini merupakan pilihan yang sangat tepat apabila kalian memilih untuk menggunakan daun dewa sebagai solusi untuk menyembuhkan kanker hati secara tradisional.

  • Benalu

Selain dengan menggunakan tanaman daun dewa, tanaman lain yang bisa dipilih untuk dijadikan sebagai solusi mengobati penyakit kanker hati secara tradisional adalah dengan menggunakan tanaman benalu.

Nah, itulah tadi penjelasn tentang penyakit kanker hati. Semoga setelah membaca artikel ini kalian bisa lebih memperhatikan kesehatan kalian.