info

Waspadalah, Ini Akan Terjadi Jika Kamu Tidak Sarapan

Tidak sarapan sebelum beraktivitas sudah menjadi suatu kebiasaan bagi sebagian orang. Mungkin mereka menganggap itu adalah hal yang sepele, tapi tahukah kamu kebiasaan tidak sarapan tersebut berpengaruh pada kesehatan tubuh? Nah untuk lebih jelasnya lagi, mari kita simak penjelasannya di bawah ini.

Sarapan Itu Penting

Sarapan pagi merupakan rutinitas penting yang bisa berdampak pada kesehatan tubuh. Sarapan sangat berperan besar untuk menjaga kesehatan kita. Sejak nenek moyang dulu, sudah dikenalkan kebiasaan sarapan yang begitu penting.

Menurut sebuah studi terbaru, lalai sarapan pagi bahkan dapat memicu peningkatan aterosklerosis atau penyempitan dan penebalan arteri karena penumpukan plak. Aterosklerosis dapat menyebabkan serangan jantung, stroke dan komplikasi penyakit jantung lainnya.

Memilih tidak sarapan adalah kebiasaan yang tidak sehat. Maka biasanya orang yang jarang sarapan di pagi hari berkaitan dengan gaya hidup yang kurang baik seperti merokok, minum alkohol berlebihan, kebanyakan asupan kalori dan tidak memperhatikan keseimbangan zat gizi waktu makan.

Selain itu, orang yang tidak sarapan juga lebih rentan memiliki lingkar pinggang yang lebar serta indeks massa tubuh (BMI), tekanan darah, kadar lemak darah dan gula darah tinggi. Jadi sesungguhnya gaya hidup yang kurang sehat (tidak sarapan) adalah penyebab utama penyakit jantung.

Sebuah penelitian di suatu negara mengamati kebiasaan pola makan dan asupan kalori harian dari lebih empat ribu orang dewasa berusia 40 sampai 55 tahun yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung sebelumnya, kemudian para peserta dibagi menjadi tiga kelompok.

Kelompok pertama terdiri dari peserta yang tidak sarapan sama sekali atau hanya sedikit saja dan hanya minum kopi ataupun jus jeruk untuk sarapan pagi. Kelompok kedua adalah peserta yang porsi sarapannya mencukupi sekitar 5 sampai 20 persen dari kebutuhan kalori harian, biasanya makan roti atau kue dengan kopi atau jus. Kelompok ketiga adalah kelompok yang sarapan lengkap dengan roti, buah-buahan, daging, sereal beserta kopi dan jus.

Dari kesimpulan tersebut ditemukan bahwa peserta pada kelompok yang tidak sarapan memiliki peningkatan risiko perkembangan plak di pembuluh darah satu setengah kali lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok ketiga yang sarapannya komplit. Selain berisiko tinggi mengalami aterosklerosis, mereka yang melewatkan sarapan juga berisiko memiliki tekanan darah dan kadar gula darah yang lebih tinggi.

Hal Yang Terjadi Pada Tubuh Jika Tidak Sarapan

Kebanyakan orang sering melewatkan sarapan pagi, entah itu karena bangun kesiangan ataupun karena sedang terburu-buru. Padahal tahukah kamu bahwa melewatkan sarapan bisa membawa beberapa dampak buruk untuk kesehatan tubuh. Berikut ini adalah hal yang terjadi jika kamu melewatkan sarapan pagi:

Cepat lelah

Melewatkan sarapan mampu memperlambat kerja sistem metabolisme tubuh kamu sehingga kamu pun akan mudah merasa lelah. Namun ketika kamu mempunyai pola makan yang teratur, maka sistem metabolisme bisa berjalan dengan lancar sebab kamu memiliki energi untuk dibakar. Hasilnya kamu pun akan merasa lebih berenergi dan daya konsentrasi pun meningkat.

Sulit konsentrasi

Sulit konsentrasi juga salah satu dampak dari tidak sarapan. Mulai dari menurunnya produktivitas hingga melupakan hal-hal kecil yang baru terjadi. Melewatkan sarapan tentu dapat membuat kamu kelaparan, perut yang kosong seolah meminta segera diisi makanan. Tak hanya kelaparan dan sulit konsentrasi tetapi kamu juga akan merasa pusing, tidak sabar dan ingin marah-marah.

Mempengaruhi hormon

Ketika kamu melewatkan sarapan, maka hormon kamu pun bisa terpengaruh. Perubahan hormonal ini bisa meningkatkan produksi hormon kortisol yang bisa membuat kamu cepat stres. Perubahan hormonal juga dapat menyebabkan kenaikan insulin dengan cepat yang pada gilirannya dapat menyebabkan masalah gula dan berat badan.

Terjadi peningkatan berat badan

Karena melewatkan sarapan bisa mempengaruhi sistem metabolisme tubuh dan membuat kamu merasa lapar yang amat sangat, maka kamu pun tidak memiliki kontrol atas nafsu makan kamu sehingga kenaikan berat badan pun menjadi hal yang tidak terhindarkan. Konsumsi makanan justru bertambah banyak dan meningkatkan risiko obesitas. Untuk itu, makan pagi harus dibiasakan sejak kecil.

Selain memberikan dorongan energi untuk beraktivitas seharian, sarapan juga merupakan sumber makanan yang baik untuk memupuk sejumlah nutrisi penting seperti kalsium, zat besi dan vitamin B, serta protein dan serat. Sarapan pagi secara teratur dapat memberikan efek yang baik untuk tubuh kamu seperti menjaga nafsu makan, pembentukan otot, energi yang di butuhkan untuk beraktivitas maupun otak kamu. Berikut ini merupakan makanan yang baik untuk dijadikan sarapan:

Telur

Telur merupakan bahan makanan yang paling sering dijadikan sebagai sarapan pagi. Ternyata telur memiliki protein yang baik bagi orang yang sedang diet serta vitamin D. Dibandingkan makanan dengan karbohidrat dan lemak tinggi, ternyata protein pada telur membuat tubuh kamu terasa lebih kenyang dan tahan lama. Memakan telur secara teratur juga dapat membantu kamu menurunkan diet lebih baik. Dianjurkan untuk tidak terlalu banyak memakan telur, cukup 1 butir telur di pagi hari.

Roti gandum

Roti merupakan salah satu sumber karbohidrat, akan tetapi mengkonsumsi roti sebagai asupan karbohidrat kamu di pagi hari sebaiknya adalah roti gandum. Kandungan gandum pada roti gandum memiliki serat dan nutrisi yang lebih tinggi di bandingkan roti putih atau tawar. Memakan roti gandum berisi telur ternyata dapat membuat tubuh kamu terasa kenyang dikarenakan protein yang berasal dari telur.

Pisang

Buah ini sangat populer dianjurkan bagi kamu yang ingin melakukan diet dikarenakan pisang memiliki karbohidrat dan serat yang baik untuk tubuh. Pisang juga memiiki kandungan potasium yang baik untuk dikonsumsi bagi orang yang memiliki hipertensi (Tekanan darah tinggi). Pisang yang baik untuk dikonsumsi merupakan pisang yang memiliki warna kulit sedikit kehijauan dikarenakan pisang yang belum begitu matang memiliki kandungan (RS) sebesar 12.5 gram, pisang yang matang memiliki kadungan (RS) sebesar 4.7.

Demikianlah ulasan di atas tersebut, mulai dari sekarang kamu harus lebih rajin lagi untuk sarapan ya karena sangat berpengaruh pada kesehatan. Semoga artikel ini bermanfaat.